Monday, 21 May 2018

Sudut Pandang yang Tersudut

Sudut Pandang yang Tersudut

Foto: Elfiyon J Tanjung

Oleh: Elfiyon J Tanjung

Padang, Swamedium.com– Angle artinya sudut pandang. Setiap media punya sudut pandang tersendiri dalam menyajikan informasi atau berita kepada publik. Dari angle sebenarnya kita dapat membaca posisi kebijakan media terhadap sebuah peritiwa dan fakta. Di mana ia berdiri dan sekuat apa referensi dimiliki media itu dalam mengulas sebuah peristiwa.

Angle menunjukan di sanalah letak kekuatan informasi sehingga dimulai dari sudut pandang yang ditampilkan.

Mencermati angle media media terkini, angle bukan hanya lagi soal bagaimana media yang satu memiliki nilai beda dengan media lain sebagai kompetitor, tetapi sekaligus menyembunyikan maksud atau meredam suatu fakta peristiwa menjadi keras dan lembek.

Saya ambil contoh, sidang terakhir kasus penistaan agama. Televisi satu mengambil judul, Kakak Kandung Ahok ditolak hakim sebagai saksi. Televisi satu lagi mengambil judul, Kakak Kandung Ahok batal memberikan keterangan.

Contoh lain aksi massa 411 atau 212 misalnya, media satu mengulas fakta jutaan ummat Islam turun ke jalan. Media yang lain justru lebih melihat pada taman bunga dan sampah. Atau media satu melihat massa memayungi wartawan meliput, sedangkan media satu memilih sudut reporter dipentung bambu.

Ada yang menulis bencana jadi ujian dan ada juga yang menulis azab. Banyak lagi contoh lain
Sama seperti bahasa bahasa “damai” di masa orba, di mana jika ada tokoh dan politisi kritis bersuara maka iapun ditahan, bagi media pro pemerintah memakai bahasa “diamankan”. Digusur diganti dengan ditertibkan.

Angle yang tidak kuat akan terlihat hanya kamuflase. Sebab angle yang kuat disusun dari frame of referense, bukan opinion.

*Penulis adalah Amil Zakat dan Social Worker di Lazis Mitra Ummat Madani

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)