Friday, 24 November 2017

Mau Membeli Tanah, Perlu Dokumen Apa Saja Sih?

Mau Membeli Tanah, Perlu Dokumen Apa Saja Sih?

PERTANYAAN PEMBACA:

Selamat siang pak, mau tanya, saya rencana mau membeli tanah di wilayah bogor, untuk surat suratnya apa saja yang perlu saya perhatikan. Dan modus modus apa yang harus saya hindari.

Terima kasih pak.
Fitranda – Jakarta

JAWABAN:

Assalamualaykum w.w.
Terlebih dahulu menyampaikan maaf karena terlambat menjawab email dari Bapak/ Ibu Fitranda.

Sehubungan dengan rencana pembelian tanah tersebut, dimana dalam email Bapak/ Ibu Fitranda tidak disebutkan bukti kepemilikannya, apakah sudah Sertipikat atau masih berupa Girik/ Letter C, maka yang dapat kami sampaikan adalah hal-hal sebagai berikut:

1. Bukti Kepemilkan hak atas tanah berupa Sertipikat.

Hal-hal yang harus diperhatikan dan dilakukan adalah;

  • Sertipikat terlebih dahulu dilakukan pengecekan (dalam hal ini diserahkan kepada PPAT).
  • Dipastikan yang menjual adalah yang berhak, hal ini dapat dilihat dari identitas dan kapasitas Penjual.
  • Penjual dapat bertindak sendiri dan atau memerlukan persetujuan dari pihak lain (seperti suami atau isteri atau saudara lainnya) yang merupakan ahli waris.
  • Untuk butir b dan c, biasanya dilakukan pengecekan oleh PPAT yang akan membuat AJB.
  • Sebelum transaksi jual beli perlu diperhatikan juga, mengenai kewajiban membayar tunggakan Pajak Bumi Bangunan (PBB), begitu juga sudah harus ditentukan siapa yang menanggung dan membayar Pajak Penjual dan Pajak Pembeli, termasuk dengan biaya AJB dan biaya Baliknama agar pada saat penandatanganan AJB tidak terjadi lempar tanggung jawab, yang mengakibatkan tidak jadi ditandatanganinya AJB.
  • Dokumen lain yang diperlukan adalah;

– Penjual: KTP (suami Isteri), Kartu Keluarga, Surat Nikah, NPWP, PBB tahun terakhir, IMB (jika ada).
– Pembeli: KTP, NPWP, Kartu Keluarga

2. Bukti kepemilikan atau alas hak atas tanah masih berupa Girik.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)