Wednesday, 28 June 2017

Cara Mudah Menghemat Listrik Rumah Tangga

Cara Mudah Menghemat Listrik Rumah Tangga

Jakarta, Swamedium.com – Biaya tagihan listrik terus merangkak naik karena pemerintah secara bertahap mulai menghapuskan subsidi listrik, kecuali untuk masyarakat bawah pengguna listrik dengan daya 450 KVA, industri UMKM atau sektor tertentu. Daripada menambah bujet untuk bayar tagihan listrik, sebaiknya lakukan penghematan dalam pemakaiannya.

Listrik merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat modern. Dan, bagi setiap keluarga, pengeluaran rutin terbesar setiap bulan yang harus dibayar adalah tagihan listrik, kemudian tagihan air PAM. Karena itu, penghematan listrik akan membantu menyehatkan keuangan keluarga.

Daripada terus berkeluh kesah menyalahkan pemerintah atau PLN, lebih baik kita berupaya melakukan penghematan di rumah masing-masing. Apalagi, menurut website Kementerian ESDM, menghemat penggunaan listrik hingga 10 persen lebih mudah dilakukan dibandingkan harus menyediakan 10 persen produksi listrik baru yang dananya bisa mencapai triliunan rupiah.

Jadi, kalau setiap keluarga punya kesadaran untuk menghemat listrik dan menerapkannya, dia bisa membantu diri sendiri sekaligus mengurangi beban negara. Hal sederhana, tetapi dampaknya luas. Berikut ini, cara-cara yang harus dilakukan agar listrik di rumah tidak boros.

1. Penggunaan Lampu

Lampu merupakan penerangan yang mutlak digunakan oleh setiap keluarga. Agar hemat listrik, pilihlah lampu LED. Meski harganya sedikit lebih mahal daripada lampu neon, namun LED hemat listrik, cahayanya lebih enak di mata dan terang, lebih ramah dengan lingkungan dan masa pakainya lebih awet.

Pilihlah besaran watt sesuai kebutuhan. Misal, lampu untuk penerangan kebun dan kamar mandi cukup 5 watt, dapur 10 watt, dan sebagainya. Selain itu, lampu sebaiknya juga tidak dibiarkan kotor. Bersihkan secara rutin minimal setiap tiga bulan sekali. Sebab lampu yang kotor akan memakan daya listrik lebih besar.

2. Pemakaian AC atau Pendingin Ruangan

Mereka yang tinggal di kota besar, penggunaan AC atau alat penyejuk ruangan sudah lumrah sebab udaranya memang panas. Ketika AC dinyalakan, pastikan pintu dan jendela dalam kondisi tertutup, sehingga AC tidak harus bekerja lebih kuat untuk menyesuaikan kondisi suhu di ruangan—suhu di ruangan akan turun naik jika dibuka pintu atau jendelanya sehingga memakan daya listrik AC lebi besar.

Sebaiknya gunakan suhu AC tak jauh berbeda dengan suhu di luar rumah, misalnya sekitar 20-22 derajat Celcius. Menurunkan suhu AC sebanyak satu derajat saja akan membuat AC menaikkan daya listrik sebanyak enam persen.

AC juga harus dibersihkan secara berkala agar udara yang disaring tetap jernih dan tak berjamur.

3. Penggunaan peralatan dapur
Kulkas sebaiknya tidak diisi terlalu penuh dan atur temperatur sesuai kebutuhan. Hindari memasukkan makanan yang masih terlalu panas karena akan merusak freon kulkas. Anda juga tak perlu membuka pintu kulkas terlalu lama dan pastikan pintunya tertutup rapat, dan jauhkan kulkas dari sumber panas seperti microwave dan kompor.

Biasakan untuk memasak nasi ketika Anda akan makan saja, sehingga tak perlu menyalakan penghangat nasi setiap saat. Begitu juga saat Anda menggunakan dispenser yang menyediakan air panas.
Cuci dan setrika pakaian saat menumpuk—bukan sedikit demi sedikit namun tetap sesuaikan dengan daya tampung mesin cuci.

Bersihkan mesin cuci secara rutin dan pastikan tak ada kotoran yang tertinggal karena berisiko membuat mesin cuci bekerja lebih keras saat digunakan.

Jika memiliki microwave, gunakan seperlunya saja. Kurangi kebiasaan menghangatkan makanan setiap kali makan agar tidak boros listik. Biasakan memasak makanan saat hendak disantap agar lebih sehat. Tips lainnya, pilih peralatan rumah tangga yang hemat listrik atau daya listriknya tidak terlalu besar.

4. Penggunaan Hair Dryer, Kran Air dan saklar.

Bagi para wanita, alat pengering rambut merupakan alat yang penting. Tetapi, demi menghemat listrik harus bijaksana memakainya. Agar hemat listrik, gunakan hair dryer bila ada hal mendesak saja, misal, buru-buru mau pergi, sementara rambut masih basah. Kalau seharian hanya di rumah, biarkan rambut mengering alami.

Begitupun saat menggunakan kran air, pastikan tertutup rapat setelah menggunakannya. Kran yang bocor atau tidak tertutup dengan baik, selain boros air juga boros listrik.

Selain itu, jangan biarkan saklar TV, komputer, game dan peralatan elektronik lainnya terus menyala, sementara Anda sedang tidak menggunakannya. Saklar yang tetap menyala meski alatnya tidak dipakai tetap menyedot daya listrik. Karena itu, sebaiknya dalam kondisi off saat Anda tidak menggunakannya.

Semoga bermanfaat. (maida)

Related posts

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *