Saturday, 21 October 2017

Hindari Kartel Dagang, DPRD Jatim Akan Lakukan Pengawalan

Hindari Kartel Dagang, DPRD Jatim Akan Lakukan Pengawalan

Foto: Anggota Komisi B DPRD Jatim Ninik Sulityaningsih. (Ari/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com — Komisi B DPRD Jatim mendukung upaya pemerintah dalam hal memerangi kartel untuk bahan pokok di Indonesia khususnya di Jatim.

Anggota Komisi B DPRD Jatim Ninik Sulityaningsih mengatakan perlu ada tindakan tegas untuk perusahaan-perusahaan yang mengganggu kestabilan harga bahan pokok di Jatim.

“Mulai dari bawang, minyak goreng hingga yang terbaru adalah garam ini membuktikan bahwa di Indonesia rawan kartel perdagangan yang terbentuk oleh sebuah system . Ini sulit sekali diatasi jika kalau tidak dimulai dari sekarang,”bungkap politisi asal Partai Demokrat ini, Sabtu (20/5).

Ninik mengatakan komisi B DPRD Jatim akan melakukan pengawalan terhadap pemenuhan kebutuhan bahan pokok di Jatim.

”Adanya sanksi dengan pencabutan ijin usahanya sudah termasuk keras bagi perusahaan yang akan membentuk sebuah kartel perdagangan di Jatim,” jelasnya.

Ditambahkan oleh Ninik, dengan adanya sinergi antara pihak-pihak terkait tentunya bisa mencegah timbulnya kartel perdagangan di Jatim.

”Waktu diungkap tim gabungan lalu dan pengusahanya ditangkap,harga bawang langsung turun. Hal ini membuktikan adanya sinergi pihak terkait sangat ampuh untuk mencegah adanya kartel dagang ini,” tandasnya

Sebelumnya, Amran Sulaiman mengatakan, terbongkarnya praktek ilegal harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar tidak lagi memainkan stok pangan.

“Kemarin kartel cabe sudah diamankan empat orang tersangka, kemudian bawang juga sudah ada tiga tersangka. Saat ini di Jatim ada garam dan minyak goreng yang juga telah diamankan,” ujarnya. (ari)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)