Monday, 18 February 2019

Pemuda Muhammadiyah Kembali Adukan JPU Kasus Ahok ke Komisi Kejaksaan

Pemuda Muhammadiyah Kembali Adukan JPU Kasus Ahok ke Komisi Kejaksaan

Foto: Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum Ali Mukartono usai sidang tuntutan Ahok. (Yoga/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Satgas Advokasi PP Pemuda Muhammadiyah akan mendatangi kembali Kantor Komisi Kejaksaan. Pasalnya, aduan mereka tentang Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus penistaan agama oleh Ahok tidak kunjung mendapat tanggapan.

“Maka sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi akan aduan kami pada hari Selasa tanggal 6 Juni kami akan mendatangi kembali kantor Komjak di Jalan Rambay Nomor IA Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, untuk meminta hasil atau rekomendasi dari pengaduan kami,” kata Direktur Satgas Advokasi PP Pemuda Muhammadiyah Gufroni dalam rilisnya, Senin (5/6).

Gufroni menegaskan, sejak awal pihaknya menilai bahwa Tim JPU tidak independen dalam melaksanakan tugas penuntutannya. Menurutnya, sikap JPU bertentangan dengan Pasal 37 UU Kejaksaan, dimana JPU wajib bersikap independen dalam penuntutan berdasar undang-undang dan hati nurani.

“Tuntutan JPU dalam kasus Ahok kami menilai bertentangan dengan aspek yuridis dan sosiologis, sebagaimana yang sudah kami sampaikan ke Komjak,” ucapnya.

Ia juga meminta kepada semua jaksa, khususnya Tim JPU kasus Ahok, untuk selalu menjaga independensi dan mengedepankan aspek yuridis dan sosiologis dalam hal penuntutan. Namun jika terbukti tidak independen, Gufron mendesak agar JPU tersebut harus diberi sanksi.

“Kepada jaksa yang terbukti tidak independen wajib untuk menerima sanksi sesuai peraturan perundang-undangan,” pungkasnya. (*/ls)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)