Thursday, 17 August 2017

Din Syamsuddin Batal Masuk UKP-PIP, Digantikan Said Aqil

Din Syamsuddin Batal Masuk UKP-PIP, Digantikan Said Aqil

Foto: “Prihatin banyak aktivis Muslim ditangkap dengan tuduhan makar (termasuk kader-kader muda Muhammadiyah),” kata Din. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin batal menjadi salah satu Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP). Posisinya digantikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj.

Sebelumnya dalam draf dokumen undangan pelantikan tertanggal 2 Juni yang diterima Swamedium.com, masih tercantum nama Din Syamduddin masuk ke dalam daftar Pengarah UKP-PIP bersama delapan tokoh lainnya. Sedangkan nama tokoh lain tidak direvisi dan tetap dilantik Presiden Joko Widodo pada Rabu (7/6) pagi.

Terkait hal tersebut, Kepala UKP-PIP Yudi Latif mengakui dicoretnya nama Din Syamsuddin.

“Ia, karena pak Din akan diberi tugas lain oleh Presiden,” kata Yudi Latif usai pelantikan seperti dikutip Republika.

Yudi mengaku, selain UKP-PIP, akan ada lembaga lain yang akan dibentuk. Ia menyebut pemerintah akan membentuk Dewan Kerukunan Nasional.

“Mungkin supaya tidak overlapping, sebagian di unit ini, sebagian di rencana rencana yang lain,” ujar Yudi.

Meski begitu, Yudi tidak bisa memastikan apakah nantinya di Dewan Kerukunan Nasional, Din akan masuk ke lembaga tersebut.

“Beliau belum ada penjelasan, tapi konon ada ini tersendiri lah, tugas tersendiri,” jawab Yudi.

Untuk diketahui, Nama-nama Dewan Pengarah UKP-PIP terdiri dari Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden RI keenam Try Sutrisno, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif, Ketua Umum PBNU Sa’id Aqil Siradj, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, Andreas Annangguru Yewangoe (mewakili agama Kristen), Wisnu Bawa Tenaya (mewakili agama Hindu) dan Sudhamek (mewakili agama Budha). *=(*/ls)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comments from Facebook ()