Monday, 23 October 2017

ICMI: Indonesia Sudah Nyaman untuk Ibadah, Jangan Diacak-Acak Lagi

ICMI: Indonesia Sudah Nyaman untuk Ibadah, Jangan Diacak-Acak Lagi

Foto: Ketua Majelis Dialog Peradaban dan Antar Keyakinan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI). (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Indonesia dianggap sebagai wilayah yang paling aman dan nyaman di antara negara berpenduduk beragama Islam mayoritas lainnya untuk melaksanakan kegiatan ibadah umat Islam, terutama di bulan Ramadhan.

Hal itu disampaikan Ketua Majelis Dialog Peradaban dan Antar Keyakinan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Nasaruddin Umar saat acara buka puasa bersama ICMI di kediaman mantan Presiden BJ Habibie, Jakarta, Selasa (6/6) kemarin.

Nasaruddin mengatakan, Indonesia mesti mempertahankan nilai-nilai keindonesiaannya hingga kapanpun. Bahkan ia beranggapan, Islam akan selalu distempel sebagai agama yang identik dengan teroris dan kekerasan oleh masyarakat internasional jika tidak ada Indonesia.

“Di negara lain mana ada perempuan yang berani pergi sholat tarawih. Di sini ada yang datang jauh-jauh, bahkan tanpa muhrimnya. Kalau Anda sudah memiliki negara yang bagus dan ideal, jangan di acak-acak lagi,” kata Nasaruddin seperti dikutip Repelita.

Nasaruddin mengatakan, Indonesia yang sebagian besar penduduknya muslim ternyata dapat berkembang dengan moderenisasi.

“Jadi kita tidak harus menyerupai diri menjadi orang Arab agar jadi the best muslim. Tetaplah menjadi orang Jawa, Bugis, Sumatera dan seterusnya. Tetapi pada waktu yang bersamaan bisa menjadi the best muslim,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Nasaruddin juga meminta agar ICMI merumuskan konsep peradaban kebudayaan kepada dunia Internasional. Menurutnya, sudah saatnya membawa Indonesia menjadi kiblat peradaban Islam masa depan.

“Anggaplah Timur Tengah sudah selesai tugasnya melahirkan Islam, akan tetapi tugas selanjutnya untuk membina dan menampilkan Islam ke kancah Internasional sudah gilirannya Indonesia,” papar Nasaruddin. (*/ls)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)