Saturday, 21 October 2017

Jurnalis Muslim Gelar Bukber dan Resmikan Pusat Dakwah

Jurnalis Muslim Gelar Bukber dan Resmikan Pusat Dakwah

Foto: Buka Puasa Bersama dan santunan anak yatim dan dhuafa digelar Forum Jurnalis Muslim (Forjim), Selasa (6/6). (Iqlima/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Forum Jurnalis Muslim (Forjim) menggelar Ramadhan Gathering dengan ifthor jama’i alias buka puasa bersama (bukber), sekaligus peresmian Pusat Dakwah Forjim Center, Selasa (6/6) kemarin. Dalam acara itu, dilakukan juga santunan untuk para janda, anak yatim dan kaum dhuafa.

Sejumlah jurnalis muslim dari berbagai media bersama masyarakat hadir dalam bukber di Forjim Basecamp, di kawasan Kanal Banjir Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Rangkaian kegiatan Ramadhan Gathering diisi dengan lantunan ayat suci Al Quran, sambutan dari tokoh masyarakat yang juga Ketua DKM Masjid Baiturrahman H. Noer Rahman, serta tausyiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Hendy Irawan dari Daarul Quran pimpinan Ustadz Yusuf Mansur.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Forjim Adhes Satria mengucapkan terima kasih kepada para sponsor yang telah mendukung acara ini. Begitu juga dengan tokoh masyarakat Duren Sawit yang memberi dukungan penuh atas diresmikannya Pusat Dakwah Forjim Center.

Dalam sambutannya, Adhes menjelaskan, Pusat Dakwah Forjim Center akan aktif menggelar sejumlah agenda kegiatan dakwah, bukan hanya untuk para jurnalis muslim, tapi juga melibatkan masyarakat. Kegiatannya pun bukan hanya yang berkaitkan dengan dunia jurnalistik, seperti pelatihan jurnalistik, tapi juga yang bersifat edukasi, dakwah dan syiar Islam.

“Misalnya menggelar pelatihan mubaligh, membuat program tahfizh Quran, pelatihan memandikan dan mengkafani jenazah, pelatihan bekam dan sebagainya. Diharapkan anggota Forjim dan masyarakat merasakan manfaatnya dengan adanya Pusat Dakwah Forjim Center ini,” ungkap Adhes.

Saat ini Forjim, lanjut Adhes telah bersinergi dengan berbagai lembaga dakwah, seperti PPPA Daarul Quran, Laziz Dewan Dakwah, Majelis Taklim Wirausaha (MTW), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikatan Dai Indonesia (IKADI), Komunitas Gerak Bareng dan pihak lainnya. Ke depan, sinergi dakwah untuk negeri ini akan semakin ditingkatkan lagi.

“Sehabis lebaran Forjim yang memiliki lebih dari 70 anggota ini akan punya program baru, yakni Program Forjim Solidarity yang nantinya akan berbadan hukum. Insya Allah,” tukas Adhes yang juga jebolan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) ini.

Foto: Ustadz Hendy Irawan dari Daarul Qur’an pimpinan Ustadz Yusuf Mansur. (Iqlima/swamedium)

Sementara itu dalam tausyiah Ramadhan, Ustadz Hendy menyampaikan hikmah puasa dan ibadah lainya di bulan suci Ramadhan.

“Ramadhan diharapkan mencetak manusia yang bertakwa, khususnya umat Islam. Karena itu gunakan Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Dalam sambutannya, Ketua DKM Masjid Baiturrahman H. Noer Rahman menyatakan dukungan penuh atas kegiatan Pusat Dakwah Forjim Center. Ke depan diharapkan memberi manfaat yang besar bagi masyarakat.

Berbagai sponsor ikut mensukseskan kegiatan ini, diantaranya: Laziz Dewan Dakwah, Daarul Quran, Pandu Logistik, Catering Bu Ning, Ahsan Bread, minuman kurma 7dates, Busana Muslim Keke, Warung Kandang, dan sebagainya. Lazis Dewan Dakwah melalui programnya “Ramadhan Package” memberi bantuan berupa daging segar untuk kebutuhan Ramadhan.

Untuk diketahui, Forjim adalah sebuah komunitas yang terdiri dari pewarta atau jurnalis muslim dari berbagai lintas media yang memiliki spirit Islam, visi dan misi yang sama.

“Forjim berkomitmen untuk mengawal dan mengadvokasi perjuangan umat Islam, sekaligus wadah silaturahim, forum diskusi, sarana edukasi, dan hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik dan keumatan,” jelas Adhes.

Melalui “Madrasah Jurnalistik” Forjim hadir untuk mencetak kaderisasi jurnalis muslim yang handal, beriman dan bertakwa.

Selama ini Forjim telah menjalin silaturahim dengan berbagai tokoh, lembaga dan ormas Islam, agar terjadi sinergi yang simultan. (Ima)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)