Monday, 26 June 2017

test banner samping
test banner samping

Agar Tetap Kritis, Din Syamsuddin Tolak Masuk UKP Pancasila

Agar Tetap Kritis, Din Syamsuddin Tolak Masuk UKP Pancasila

Foto: Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin. (Joko/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Nama Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) Din Syamsuddin, sempat tercantum sebagai salah satu Dewan Pengarah di Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) yang dibentuk Presiden Joko Widodo.

Namun, saat pelantikan Rabu (7/6) kemarin, mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu tidak terlihat, dan kabarnya secara mendadak digantikan oleh Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj.

Din pun mengungkap alasannya mengapa dirinya tidak jadi dilantik menjadi Pengarah UKP-PIPm

“Sebagai tokoh pergerakan Islam dan akademisi saya terbiasa kritis,” ujar Din di Gedung MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta, Rabu (6/7) kemarin.

Din pun menyampaikan alasan yang sama kepada Menteri Sekretaris Kabinet (Mensesneg) Pratikno bahwa dirinya tidak bisa menjadi bagian dari UKP-PIP.

“Atas kesepakatan saya untuk tidak dimasukan ke jajaran (UKP-PIP),” ungkap Din.

Sikap tegas Din ini pun mendapat respon positif dari salah satu tokoh muda Muhammadiyah, Mustofa Nahrawardaya.

“Terimakasih Mr Din Syamsuddin yg telah batal jadi Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Pancasila. Di dalam dingin, bisa masuk angin,” uujanya di akun twitternya @NetizenTofa.

Sementara Ketua UKP-PIP Yudi Latif beralasan, Din rencananya akan dimasukkan dalam lembaga lain yang juga dibentuk Jokowi.

“Ia, karena pak Din akan diberi tugas lain oleh Presiden,” kata Yudi Latif usai pelantikan seperti dikutip Republika.

Yudi mengaku, selain UKP-PIP, akan ada lembaga lain yang akan dibentuk. Ia menyebut pemerintah akan membentuk Dewan Kerukunan Nasional.

“Mungkin supaya tidak overlapping, sebagian di unit ini, sebagian di rencana rencana yang lain,” ujar Yudi.

Meski begitu, Yudi tidak bisa memastikan apakah nantinya di Dewan Kerukunan Nasional, Din akan masuk ke lembaga tersebut.

“Beliau belum ada penjelasan, tapi konon ada ini tersendiri lah, tugas tersendiri,” jawab Yudi. (ls)

Related posts

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *