Monday, 26 June 2017

test banner samping
test banner samping

Polisi Dalami Kasus Korupsi Penjualan Lahan Pertamina di Simprug

Polisi Dalami Kasus Korupsi Penjualan Lahan Pertamina di Simprug

Foto: Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul. (Yoga/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol. Martinus Sitompul menjelaskan perihal kasus dugaan korupsi terkait penjualan tanah PT. Pertamina yang baru dilakukan penyidikan oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Mabes Polri.

“Penyidikan ini, yang dimulai sejak bulan Januari 2017, terkait data masuk karena penjualan lahan itu pada 2011,” ungkapnya di Gedung Mabes Polri. Kamis (8/6)

Martinus menjelaskan, proses penyelidikan yang dianggap lama, dikarenakan pihak kepolisian harus memastikan adanya tindak pidana Korupsi dalam proses pelepasan aset tersebut.

“Jadi memang ada jeda waktu, dari penyelidikan ke penyidikan. Ini juga dalam kaitan dengan meminta bantuan BPK RI melakukan audit terhadap data yang ada,” tambahnya.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih terus mendalami siapa pembeli aset pertamina tersebut.

“Sampai saat ini masih dalami. Nanti akan kita sampaikan, korporasi atau perorangan,” lanjutnya.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri menggeledah sembilan ruangan di kantor Pertamina, Jakarta Pusat, Rabu (7/6).

Penggeledahan itu dilakukan untuk mengusut kasus dugaan korupsi pelepasan aset tanah di Simprug, Kebayoran Lama.

Adapun barang bukti dari penggeledahan tersebut berupa dokumen-dokumen dan PC (personel Computer). Adapun saat ini polisi telah memeriksa 21 saksi yang diduga terlibat praktek jual beli tanah seluas 1.088m² tersebut. (Yog)

Related posts

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *