Thursday, 24 August 2017

Fahira: Pancasila Hanya Jadi Ajang Argumen, Bukan Amalan

Fahira: Pancasila Hanya Jadi Ajang Argumen, Bukan Amalan

Foto: Senator Jakarta Fahira Idris. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Sejak bangsa Indonesia merdeka, implementasi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dan panduan bagi negeri ini mengalami pasang surut. Sebenarnya jika saja sejak dulu kelima sila Pancasila dijalankan dengan penuh konsisten, negeri ini sudah menjadi salah satu negara terkemuka di dunia.

Namun, hingga saat ini, masyarakat menilai Pancasila lebih sering menjadi ajang perdebatan dari pada dijalankan.

“Ada yang bertanya, kenapa sekarang Pancasila lebih riuh diteriakkan, tetapi implementasi sila-silanya belum sepunuhnya dirasakan rakyat, malah negeri ini terus menerus berpindah dari satu kegaduhan ke kegaduhan lain,” ujar Senator Jakarta Fahira Idris di sela-sela rangkaian sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, di Majelis Ta’lim (MT) Al-Jannah, Jakarta Pusat, Jumat (9/6).

Fahira mengungkapkan, kasadaran dan rasa bangga akan Pancasila di hampir semua lapisan masyarakat saat ini sangat tinggi. Hanya saja ada kecenderungan yang mengkhwatirkan karena masing-masing kelompok menganggap dirinya paling Pancasila, sementara kelompok lain kurang Pancasilais bahkan anti Pancasila.

“Jika terus terjadi, akan menempatkan Pancasila hanya sebagai ajang argumen bukan ajang amalan,” sergahnya.

Padahal, lanjut Fahira, diskursus soal Pancasila akhir-akhir ini di dalam masyarakat sebenarnya sebuah tren positif jika saja Pemerintah dan Parlemen bisa mengelolanya secara baik.

“Artinya Pemerintah dan Parlemen harus jadi yang terdepan mengamalkan kelima sila Pancasila dalam setiap kebijakan dan tindak-tanduknya. Jadikan Pancasila milik semua raga yang ada di Indonesia. Jangan merasa diri paling Pancasila sementara yang lain hanya disebabkan berbeda pendapat distigma kurang Pancasilais. Kita harus akhiri ini karena bisa menjadi benih perpecahan,” pungkas Wakil Ketua Komite III DPD ini. (*/ls)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comments from Facebook ()