Monday, 18 December 2017

Kementerian PUPR Gandeng Bank Dunia Di Proyek Rumah Subsidi

Kementerian PUPR Gandeng Bank Dunia Di Proyek Rumah Subsidi

Jakarta, Swamedium – Pemerintah Indonesia berhasil mendapat pinjaman dari Bank Dunia (World Bank) untuk proyek pengadaan perumahan subsidi nasional (National Affordable Housing Project) sebesar US$450 juta atau lebih kurang Rp6 triliun. Pinjaman itu disalurkan melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya dan subsidi KPR.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya telah bertemu dengan Direktur Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo A Chavez untuk membahas kerjasama dalam bidang pengembangan perumahan dan pengembangan wilayah pariwisata.

Dalam pertemuan tersebut ada dua program baru yang dibahas, yakni terkait untuk meningkatkan akses perumahan terjangkau bagi rumah tangga berpenghasilan rendah dan juga pengembangan wilayah pariwisata.

“Ada dua program baru yang dibahas yakni terkait perumahan untuk meningkatkan akses perumahan terjangkau bagi rumah tangga berpenghasilan rendah, baik pekerja formal maupun informal, serta pembangunan infrastruktur di tiga destinasi wisata prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, dan Mandalika,” ungkap Basuki siaran pers, Kamis (8/6).

Terkait sektor perumahan, Bank Dunia akan memberikan pinjaman bagi program rumah subsidi sebesar US$450 juta yang disalurkan melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebesar US$225 juta.

Sedangkan pinjaman sebesar US$225 juta berikutnya akan dialokasikan bagi subsidi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan target sasaran adalah masyarakat yang belum tersentuh program subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Selisih Bunga (SSB) dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM).

Alokasi anggaran tersebut diharapkan dapat menambah jumlah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang memiliki rumah layak.

“Program mulai dilaksanakan pada Juli 2017 hingga 2020. Lokasinya tersebar di seluruh Indonesia dan ditargetkan bagi 1,2 juta kepala keluarga baik pekerja formal maupun informal,” jelas Basuki.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)