Friday, 23 June 2017

test banner samping
test banner samping

Meski Dilarang, Aksi Bela Ulama 96 Tetap Berjalan

Meski Dilarang, Aksi Bela Ulama 96 Tetap Berjalan

Foto: Ketua Presidium Alumni 212 Ustadz Sambo. (Dipo/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Meski kepolisian telah melarang digelarnya aksi pada Jumat (9/6) hari ini, Ketua Presidium Alumni 212 Ustadz Ansufri Idrus Sambo mengatakan ‘Aksi Bela Ulama’ akan tetap digelar karena merupakan hak konstitusional.

“Ini kan tidak ada yang bisa melarang. Ini kan konstitusional. Kita kumpul, bela ulama. Orang mau demo di jalan saja boleh. Kita mau bela ulama dan ibadah masak tidak boleh,” kata Ustadz Sambo seperti dikutip detikcom, Kamis (8/6) kemarin.

Aksi Bela Ulama, menurutnya sebagai aksi untuk menyatakan pendapat yang diatur dalam UUD 1945, karena itu, aksi tidak bisa dilarang karena justru akan melanggar konstitusi tersebut.

Ustadz Sambo mengatakan, pihaknya telah memberitahukan mengenai acara ini kepada pihak kepolisian. Ia menjamin acara akan berlangsung aman.

“Kita sudah sampaikan kepada Polda dan juga pihak masjid mengenai acara tersebut. Kita dalam membuat acara juga memiliki tiga poin utama, yaitu tertib, aman, dan konstitusional,” tuturnya.

Ustadz Sambo juga mengungkapkan, dalam Aksi Bela Ulama, ada beberapa kegiatam yang akan digelar mulai dari tabligh akbar, zikir dan doa. Juga akan disampaikan pernyataan sikap dari Presidium Alumni 212 mengenai kasus dugaan percakapan berkonten pornografi yang dituduhkan kepada imam besar FPI Habib Rizieq Syihab.

“Kita akan sampaikan pernyataan sikap, Ramadhan harus dihapuskan semua kriminalisassi itu. Dan kita akan buat panitia penyambutan (kedatangan) Habib. Lalu ditutup dengan buka puasa bersama dan shalat tarawih di Masjid Istiqlal,” ungkapnya. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *