Thursday, 24 August 2017

Bagaimana Bila Rumahnya Rusak, Tetapi Terlanjur Suka

Bagaimana Bila Rumahnya Rusak, Tetapi Terlanjur Suka

Jakarta, Swamedium.com – Banyak yang berpendapat memilih rumah itu ibarat memilih jodoh, gampang-gampang susah. Menemukan rumah yang pas di hati memang tidak mudah. Apalagi, kalau terlalu banyak kriteria, sementara duit di kantong hanya pas-pasan.

Setelah cocok pun, pasti akan menemukan kekurangannya. Bisa kurang luas lahannya, kurang bagus bangunannya, kurang suka dapurnya, dan sebagainya. Kekurangan itu bisa ditemui baik di rumah baru maupun bekas. Tetapi, bila hati sudah cocok, tentu kita akan memilih mempertahankannya sembari mencari solusi.

Dalam kondisi keterbatasan bujet untuk renovasi, ada lima hal yang perlu kita perhatikan sebelum memutuskan untuk membeli rumah yang kita temukan banyak kekurangannya, tetapi terlanjur suka itu. Rumah.com memberikan solusi berikut ini;

Lakukan Perhitungan

Setelah mengecek kondisi rumah yang diinginkan, Anda mungkin telah mencatat bagian mana saja yang mengalami rusak. Setelah itu, buatlah perhitungan estimasi biaya untuk memperbaiki kerusakannya. Anda dapat menemukan referensi harga dari online atau bertanya pada kerabat yang berpengalaman.

Apabila Anda telah melakukan kalkulasi tersebut, periksa kembali dan sesuaikan dengan bujet untuk membeli rumah. Tergantung kerusakan yang ditemui, umumnya ada dua opsi yang bisa dilakukan, yaitu menyerahkannya pada sang penjual atau memperbaikinya sendiri.

Minta Perbaikan

Setelah memilih dan membeli rumah yang telah diincar selama ini, Anda tentu tidak ingin repot untuk melakukan renovasi besar-besaran. Nah, jika Anda menemukan kerusakan yang cukup fatal, cobalah berdiskusi dengan sang penjual untuk meminta perbaikan. Jika mereka setuju, hal ini akan menjadi hal yang menguntungkan untuk Anda.

Beberapa masalah atau kerusakan rumah yang cukup besar misalnya kebocoran saluran air, lantai yang miring akibat permukaan tanah amblas, atau kebocoran pada atap dan dinding. Waktu serta biaya yang dikeluarkan untuk kerusakan ini sendiri tergolong lama dan relatif mahal.

Perbaiki Sendiri

Misalnya, Anda menemukan beberapa kerusakan ringan yang biaya perbaikannya tidak terlalu besar dan mudah untuk dilakukan, rencanakanlah untuk memperbaikinya sendiri. Kerusakan-kerusakan ringan tersebut misalnya cat yang mengelupas dan pudar di beberapa sisi, beberapa genting rumah yang pecah, atau keran air yang rusak.

Biasanya, para penjual rumah pun telah melakukan perhitungan sebelum menentukan harga jual rumah dengan kerusakan yang tersebut. Apabila harga calon rumah idaman Anda memang tergolong sedikit lebih murah karena adanya beberapa kerusakan itu, tentu hal-hal minor tersebut tidak jadi masalah bukan?

Negosiasi Harga

Ada yang mengatakan, jika kerusakan pada rumah yang ditaksir tergolong serius, jangan biarkan sang penjual yang membenahinya. Ada kemungkinan, mereka akan memperbaiki kerusakan dengan asal-asalan agar cepat selesai dan tidak keluar banyak uang. Jadi pilih yang mana?

Jika Anda memilih untuk melakukan seluruh perbaikan sendiri, ada baiknya Anda mengajukan negosiasi pengurangan harga pada sang penjual. Tunjukkan apa saja kerusakan yang Anda temukan dan estimasi perbaikan yang akan Anda lakukan. Tidak ada salahnya untuk mencoba langkah yang satu ini kan! (maida)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comments from Facebook ()