Thursday, 24 August 2017

Hamdan Zoelva: Ahok Harus ke Lapas

Hamdan Zoelva: Ahok Harus ke Lapas

Foto: Pengamat hukum pidana Hamdan Zoelva. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelvan mengatakan, pembatalan banding dari Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan pencabutan banding dari jaksa memastikan status Ahok sebagai narapidana.

Hamdan juga mengatakan tidak ada alasan untuk aparat hukum untuk menunda pemindahan tempat penahanan Ahok.

“Ahok berubah statusnya menjadi narapidana yang harus menjalani pidana di Lapas,” ujar Hamdan seperti dikutip. Republika, Sabtu (10/6).

Hamdan menjelaskan, Mako Brimob hanya berfungsi sebagai rumah tahanan. Sedangkan Ahok, statusnya sudah resmi sebagai narapidana, dan sudah sepatutnya dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan (Lapas) untuk menjalani hukuman yang sebelumnya ditetapkan majelis hakim atas kasus penistaan agama.

“Harus dipindah dari Mako Brimob, karena Mako Brimob bukan lapas hanya rutan,” jelasnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung memutuskan mencabut banding atas vonis hakim dalam kasus penistaan agama dengan terpidana Ahok. Dengan demikian, akan segera diputuskan di mana Ahok akan menjalani penjara selama dua tahun.

“Jadi, kemarin penetapannya sudah ada hanya saja masih penetapan untuk melakukan penahanan, tinggal nanti eksekusinya,” kata Jaksa Agung M Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (9/6) kemarin.

Prasetyo melanjutkan, yang pasti Ahok akan dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan (lapas). Namun, di mana lapas yang akan menjadi tempat tinggal Ahok, ini yang masih belum bisa diputuskan apakah akan di Lapas Salemba, Lapas Cipinang atau lapas lainnya.

“Belum, nanti kita akan putuskan,” ucapnya. (*/ls)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comments from Facebook ()