Saturday, 21 October 2017

Muslim di Eslandia Berpuasa Hampir 22 Jam

Muslim di Eslandia Berpuasa Hampir 22 Jam

Reykjavik, Swamedium.com — Waktu malam yang pendek di daerah dekat Kutub Utara membuat para Muslim di ibukota Reykjavik, Eslandia, harus melakukan ibadah puasa selama hampir 22 jam selama bulan suci Ramadhan tahun ini. Demikian keterangan seorang imam di sebuah masjid lokal.

Posisi matahari yang sedang berada di utara hingga tanggal 21 atau 22 Juni nanti tepat berada di 23½ derajad lintang utara. Siklus inilah yang menyebabkan wilayah seperti Eslandia mengalami waktu malam sangat pendek. Sementara di belahan bumi selatan mengalami fenomena yang sebaliknya.

Eslandia adalah sebuah pulau yang berada di tengah samudera Atlantik Utara. Pulau itu dihuni oleh sekitar 1.500 warga Muslim. Selama Ramadhan, mereka berpuasa mulai dari jam 2 dini hari hingga bersiap untuk berbuka atau ifthar di saat waktu menjelang tengah malam kembali.

“Meskipun durasi waktunya panjang, para Muslim di sini (seolah) tidak merasakan waktu yang panjang tersebut, karena mereka melakukannya bersama-sama di sini,” kata salah seorang imam yang memimpin Yayasan Islam Eslandia, Abdul Aziz Ulvani, Jumat (9/6) seperti dilansir Kiblat.net.

“Kami seperti keluarga. Mereka datang beberapa jam lebih awal. Kami membaca al-Quran, kemudian berbuka dan melaksanakan sholat tarawih bersama-sama,” lanjut Ulvani.

“Tiga hari pertama adalah masa yang sangat berat. Namun setelah itu semua kembali menjadi normal,” lanjutnya lagi.

Banyak manusia bertanya apakah puasa Muslim yang tidak makan dan tidak minum selama berjam-jam itu manusiawi?
Kisah nyata dari umat Islam yang tinggal di Reykjavic, sebuah kota yang digambarkan sebagai pusat peretas Sakov dalam sequel Jason Bourne terakhir itu, membuktikan bahwa ibadah puasa yang dilaksanakan umat Islam adalah suatu hal yang manusiawi. (*/ls)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)