Thursday, 17 August 2017

Ngaji Bareng Sandiaga, Gus Ipul Ajak Umat Muslim Jadi Pengusaha

Ngaji Bareng Sandiaga, Gus Ipul Ajak Umat Muslim Jadi Pengusaha

Foto: Ngaji Bisnis Bareng Sandiaga Uno, Gus Ipul ajak umat Muslim di Surabaya menjadi pengusaha. (Ari/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com — Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf mengajak umat muslim untuk berkiprah dalam dunia usaha, yakni menjadi pengusaha. Salah satu cara menyiapkan mental menjadi pengusaha yaitu dengan mengikuti kegiatan Ngaji Bisnis.

“Ngaji bisnis menjadi hal penting bagi umat muslim yang ingin menjadi pengusaha. Banyak kisah menginspirasi yang akan dibagi dalam Ngaji Bisnis,” ujar Gus Ipul sapaan akrab Wagub Jatim pada acara Ngaji Bisnis Bareng Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno di Masjid Agung Surabaya, Minggu (11/6).

Ngaji Bisnis, selain menjadi ajang mendekatkan diri kepada Tuhan juga diajari bagaimana berbisnis. Didalamnya, umat muslim diberikan informasi tentang usaha dengan pembicara para pengusaha pengusaha sukses. Tentunya, dikaitkan dengan ilmu agama.

Pengusaha yang sukses akan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Dan juga membayar pajak untuk negara. Secara tidak langsung, lanjutnya menjadi pengusaha ikut menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Semua harus seimbang antara dunia dan akhirat. Apabila kita sukses dalam usaha, maka tingkat kepeduliaan terhadap orang lain akan meningkat juga apabila disertai ilmu tentang agama,” ujarnya.

Menurutnya, memiliki usaha merupakan hal penting bagi kemajuan Jatim. Apabila dilihat dari, pertumbuhan ekonomi Jatim selalu diatas rata-rata pertumbuhan nasional. Secara keseluruhan, PDRB Jatim yang mencapai Rp. 2 ribu triliun, dimana 56-60 persennya disumbang oleh sektor UMKM.

“Untuk itu, MEA menjadi momen pas untuk menunjukkan jati diri pengusaha Jatim. Pengusaha Jatim harus jadi pemenang bukan hanya menjadi penonton,” tandasnya.

Wagub Jatim menambahkan, jumlah pengusaha Indonesia masih sedikit dibandingkan negara ASEAN lainnya seperti Singapura 7-10 persen, Malaysia 5-7 persen, Thailand 5 persen. Sedangkan Indonesia masih 3 persen penduduknya yang menjadi pengusaha.

“Oleh sebab itu, bagi masyarakat yang memiliki minat berusaha, setelah mengikuti Ngaji Bisnis bisa termotivasi dan melakukan usaha dengan baik. Di era digital menjadi kesempatan yang bagus dalam berbisnis,” tambahnya. (ari)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comments from Facebook ()