Friday, 23 June 2017

test banner samping
test banner samping

Pengguna Aplikasi Paytren Capai 1,5 juta Orang

Pengguna Aplikasi Paytren Capai 1,5 juta Orang

Jakarta, Swamedium.com – Impian Ustadz Yusuf Mansur untuk menjual saham Paytren di Bursa Efek Indonesia mungkin bisa segera terwujud karena perkembangan bisnis aplikasi pembayaran online ini pesat. Saat ini, pengguna aplikasi pembayaran Paytren sudah mencapai 1,5 juta di seluruh dunia.

Seperti diketahui, aplikasi Paytren ini dibuat dan dikembangkan oleh PT. Veritra Sentosa Internasional (milik Ust Yusuf Mansur) yang berfungsi sebagai alat pembayaran online. Seperti, mengisi pulsa Hp, pembelian token PLN, pembayaran tagihan pascabayar PLN, pemesanan tiket kereta api & pesawat terbang, pembayaran cicilan ADIRA dan lain sebagainya. Aplikasi ini bisa dijalankan lewat Android, SMS, Gtalk dan Yahoo Messenger.

Direktur Utama Paytren Hari Prabowo mengatakan pengguna aplikasi PayTren yang sudah lebih dari 1,5 juta di seluruh dunia menunjukkan bahwa Indonesia tidak dianggap kecil di mata dunia.

“Jadi aplikasi ini adalah aplikasi murni yang diciptakan oleh bangsa kita sendiri dan ini Alhamdulillah berkat doa kawan-kawan saat ini pengguna kita lebih dari 1,5 juta pengguna di seluruh dunia,” ujar dia yang dilansir republika.co.id, Sabtu (10/9).

Dia menjelaskan, salah satu tujuan aplikasi yang digagas oleh Ustadz Yusuf Mansur ini adalah untuk menyatukan semua potensi yang ada di Indonesia, sehingga dapat memajukan bangsa Indonesia.

“Aplikasi ini salah satunya dibuat untuk menyatukan semua potensi yang ada di Indonesia,” ucapnya.

Menurut dia, sebelumnya banyak juga masyarakat yang bertanya terkait sertifikasi Paytren. Namun, kata dia, kini tak lama lagi pihaknya akan menerima sertifikasi dari Badan Standardisasi Nasional (BSN).

“Alhamdulilah juga dalam waktu tidak lama lagi. Soalnya ada yang tanya sertifikasi. Insyaallah nggak lama lagi sertifikasinya dari BSN mudah-mudahan bisa segera turun,” katanya.

Hari juga menyampaikan bahwa dari masyarakat yang menggunakan PayTren, pihaknya mengambil biaya admin yang tidak mahal. Jika biaya admin tersebut jika disatukan maka potensinya bisa mencapai Rp 30 triliun dalam sebulan.

“Biaya admin kita hitung untuk sedekah juga, kemudian biaya operasional, sehingga otomatis teman-teman yang bayar otomatis sedekah juga,” jelasnya.(maida)

Related posts

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *