Monday, 23 October 2017

Abdurraheem McCharty, Mantan Gengster yang Menjadi Dai

Abdurraheem McCharty, Mantan Gengster yang Menjadi Dai

Abdurraheem Mc Charty, mantan gengster yang menjadi pedakwah. (voa-islam)

Bandung, Swamedium.com — Kota Bandung kembali dikunjungi oleh dai internasional. Setelah sebelumnya Dr Zakir Naik, kali ini Bandung dikunjungi oleh Syaikh Abdurraheem McCharty, seorang dai asal Amerika yang sudah berkeliling ke banyak negara untuk berdakwah.

Sosok Syaikh Abdurraheem McCharty belum banyak dikenal masyarakat Indonesia. Namanya tidak setenar Dr Zakir Naik, Yusuf Estees atau Dr Bilal Philip, namun sosok dai asal Amerika ini memiliki riwayat hidup yang cukup unik dan menarik untuk diulas.

Lahir dan dibesarkan dari keluarga non Muslim, Syaikh Abdurraheem McCharty menemukan kebenaran Islam dan mengucapkan dua kalimat syahadat pada tahun 1994 silam.

Sebelum menjadi mualaf, McCharty menjalani kehidupan yang cukup kelam. Hari-harinya diisi dengan aksi kriminal dan kemaksiatan. McCharty di masa lalu adalah seorang anggota gengster. Menggunakan serta menjual narkoba adalah hal rutin yang dia lakukan. Akibat ulahnya itu, ia kerap berurusan dengan pihak kepolisian.

Namun, Hidayah Allah rupanya menghampiri diri McCharty yang sedang menemukan jalan kebenaran dalam hidupnya. Lama berkecimpung di dunia hitam membuat Mc Charty tidak bisa tenang dan berusaha menemukan kebahagiaan yang hakiki.

Ketertarikan McCharty dengan Islam justru berawal dari hal-hal yang dianggap oleh kebanyakan orang sebagai hal sepele. Beliau terkesima dengan kebersihan umat Islam ketika menggunakan toilet.

“Saya terkesima dengan kebiasaan umat Islam ketika pergi ke toilet, di sana bersih-bersih. Islam itu tersistem,” ungkap McCharty saat konferensi pers di Hotel Cinammon, Jalan Setia Budi Bandung, Minggu (11/6) kemarin.

McCharty mengakui, sebelumnya dia kerap menerima informasi yang tidak benar tentang Islam. Dia mengatakan, rasa penasaran dan keinginan mengetahui Islam yang membuat dia berusaha mencari tahu apa itu Islam sesungguhnya.

McCharty juga mengungkapkan, ayah dari salah seorang temannya adalah aktivis Nation of Islam (NOI). Dari ayah temannya itulah dia mendapatkan buku yang mengajarkan tentang Tauhid.

Dalam proses pencariannya menuju kebenaran Islam itu, McCharty masih sempat mencari narkoba. Namun pergulatan batinnya itu tidak berlangsung lama, McCharty akhirnya memutuskan untuk mengucapkan dua kalimat syahadat dan menjadi seorang Mualaf.

Untuk menjaga imannya setelah menjadi Mualaf, McCharty memutuskan untuk melakukan hijrah ke negara lain. Dan Sudan menjadi negara pertama yang ia tinggali setelah memeluk Islam. Tidak cukup dengan hal itu, untuk menambah pengetahuannya tentang ajaran Islam, McCharty kemudian menuntut ilmu di Universitas Islam Madinah selama 10 tahun. Di Universitas Islam Madinah, McCharty menamatkan studi di Fakultas Dakwah dan Usuluddin.

Hingga kini, McCharty banyak dikenal dengan berbagai siaran dakwahnya di Peace TV, Huda TV, Tayba TV, Sharja TV dan Qatar TV dan berbagai pembelajaran internasional di Inggris, Kanada, Irlandia dan beberapa negara lainnya.

McCharty telah memilih berdakwah sebagai jalan hidupnya. Meskipun memiliki dua istri dan anak yang banyak, McCharty tetap bisa berkeliling dunia bersama keluarganya untuk memberikan kuliah tentang Islam. Dan kota Bandung menjadi kota pertama safari dakwah mancanegara beliau di Indonesia.

Selama di Bandung, Syaikh Abdurraheem McCharty akan berdakwah di Pusdai, Daarut Tauhidd, Masjid Salman serta akan menjadi pembicara utama dalam program #ClickYourIman. Program #ClickYourIman sendiri merupakan kegiatan dakwah yang dikemas secara gaul dan menampilkan beberapa tokoh baik artis, mantan preman, musisi yang sudah Hijrah ke Islam. (*/ls)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)