Sunday, 20 August 2017

Harga Rumah Mahal, 39% Warga Bekasi Tinggal di Kontrakan

Harga Rumah Mahal, 39% Warga Bekasi Tinggal di Kontrakan

Jakarta, Swamedium.com – Kebutuhan properti di Kota Bekasi, Jawa Barat masih besar. Sebanyak 233 ribu atau 39% keluarga masih tinggal di rumah kontrakan petak karena harga rumah di kawasan itu tidak terjangkau oleh warga.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi mencatat, jumlah keluarga di wilayah Bekasi mencapai 599.070. Dari jumlah tersebut, keluarga yang memiliki rumah mencapai 366.070, sedangkan sisanya 233.000 atau 39% nya masih tinggal di rumah kontrakan.

Kepala BPS Kota Bekasi Slamet Waluyo mengatakan jumlah penghuni rumah kontrakan diproyeksikan terus meningkat, seiring dengan pernikahan yang menambah jumlah keluarga baru.

“Harga rumah menjadi pertimbangan mereka menyewa rumah kontrakan,” kata Slamet, Minggu (11/6) seperti dilansir merdeka.com.

Meski demikian, kata Slamet, hal ini tidak terlalu berisiko terhadap laju pertumbuhan ekonomi. Bahkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bekasi tahun 2016 lalu mencapai 79.95 persen.

“IPM di bawah 60 masuk kategori rendah, lalu IPM 60 sampai 70 itu sedang. Sementara kalau 70 persen sampai 80 persen itu tinggi,” katanya.

Adapun, indikator IPM berdasarkan tiga indikator yaitu kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Artinya, ketiga faktor tersebut di Kota Bekasi cukup bagus dibanding di daerah lain.

Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi Junaedi menjelaskan tidak semua pengontrak rumah sewa masuk kategori orang yang tidak mampu. Menurut dia, ada juga orang yang tinggal mengontrak karena kebutuhan pekerjaan.

“Mayoritas pengontrak rumah sewa adalah pendatang. Akibat tidak memiliki lahan untuk membangun rumah, mereka lebih memilih mengontrak sementara,” katanya. (maida)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comments from Facebook ()