Saturday, 21 October 2017

Komunitas Sepeda Koja: Bersepeda, Sehat Jiwa dan Raga

Komunitas Sepeda Koja: Bersepeda, Sehat Jiwa dan Raga

Foto: Komunitas Sepeda Koja. (Dipo/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Aktivitas mengayuh sepeda di ibukota Jakarta sudah menjadi trend di tengah macetnya Jakarta. Aktifitas bersepeda tidak hanya menyehatkan jiwa saja namun juga menyehatkan raga karena saat bersepeda, silaturahmi bisa terjalin antar sesama pesepeda.

Salah satu komunitas pesepeda di Jakarta adalah Komunitas Sepeda Koja. Komunitas yang didirikan pada 16 November 2007 ini tidak hanya beranggotakan warga yang tinggal di Kecamatan Koja seperti namanya namun ada juga anggotanya yang berdomisili di kecamatan Cilincing dan kecamatan Tanjung Priok.

Hingga saat ini, anggota komunitas yang diketuai oleh Agus Prihartono ini sudah memiliki anggota lebih dari 200 orang.

Foto: Komunitas Sepeda Koja. (Dipo/swamedium)

“Komunitas ini berawal dari sesama pecinta olahraga bersepeda, yang kemudian bergabung dan semakin banyak yang ikut bergabung. Selain menyehatkan tubuh, dengan bertemu banyak orang itu kan silaturahmi jadi tidak hanya tubuh yang sehat tapi juga jiwa,” kata salah satu pengurus Komunitas Sepeda Koja Soni (45) saat ditemui, Minggu (11/6) malam.

“Selain berolah raga sepeda bareng, kami dari komunitas sepeda Koja juga kerap melakukan bakti sosial, seperti membantu korban kebakaran di wilayah Koja dan sekitarnya, ya itu salah satu yang dimaksud dengan jiwa yang sehat, bergotong royong membantu mereka yang sedang kesusahan,” imbuhnya.

Untuk di bulan Ramadhan ini, lanjut Soni, aktifitas bersepeda tetap berjalan hanya dialihkan ke malam hari.

“Memang sedikit berkurang aktifitasnya, karena tentunya kita juga ingin fokus pada bulan yang penuh rahmat ini yah,” ungkap Soni.

Soni juga mengatakan, salah satu agenda rutin Komunitas Sepeda Koja adalah pada hari libur atau pada hari Jumat komunitasnya bersepeda menuju Masjid Kubah Mas, Depok, Jawa Barat.

“Dan tahun ini sudah terlaksana, kalo agenda rutin, tiap hari minggu kita gowes bareng,” pungkasnya. (dip)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)