Wednesday, 17 January 2018

Pasal 27 Ayat 1 UUD 1945, Ahok Harus Dipenjara di Lapas

Pasal 27 Ayat 1 UUD 1945, Ahok Harus Dipenjara di Lapas

Foto: Terpidana Ahok ketika dibawa ke Rutan Cipinang. (ist)

Oleh: Kan Hiung (Mr. Kan)*

Jakarta, Swamedium.com — Perkara kasus penodaan agama yang dilakukan oleh saudara Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah selesai diperkarakan oleh aparatur penegak hukum.

Selanjutnya tinggal Ahok menjalani hukuman yang sudah divonis atau yang sudah diputuskan terbukti oleh Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Utara 9 Mei 2017 yang lalu. Ahok divonis dengan hukuman pidana penjara selama dua tahun dan Ahok langsung di tahan.

Selasa 6 Juni 2017, Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara telah menyampaikan keputusan secara resmi kepada pihak Pengadilan Negeri Jakarta Utara untuk pencabutan banding, pada saat JPU mengajukan banding dengan salah satu alasan putusan hakim yang dianggap tidak sesuai dengan tuntutan Jaksa.

Sebelumnya 22 Mei 2017 Ahok dan keluarga juga sudah melakukan pencabutan banding di Pengadilan Jakarta Utara.

Atas dasar pencabutan banding oleh kedua belah pihak yakni Ahok dan JPU, maka saudara Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah resmi berstatus narapidana, karena kedua belah pihak sudah tidak melakukan upaya hukum ke tingkat yang lebih tinggi.

Secara hukum kasus perkara terpidana Ahok sudah resmi berkekuatan hukum tetap atau disebut “inkracht van gewijsde”.

Pada tanggal 10 Mei 2017 yang lalu dini hari Ahok dipindahkan dari Lapas Cipinang dan di titipkan ke rumah tahanan Mako Brimob dengan alasan sisi keamanan hingga hari ini Minggu 11 Mei 2017.

Berdasarkan hukum dan undang-undang setiap narapidana harus dipenjarakan di lapas yang sudah disediakan oleh negara, yakni Lapas Cipinang atau Salemba dan atau Nusakambangan, untuk menjalani masa hukuman pidana penjara yang sudah diputuskan oleh majelis hakim, bukan di rumah tahanan lagi.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)