Monday, 18 December 2017

Perekonomian Lesu, Jumlah Peserta Umroh Ramadhan 2017 Menurun

Perekonomian Lesu, Jumlah Peserta Umroh Ramadhan 2017 Menurun

Jakarta, Swamedium.com – Jumlah jamaah umroh asal Indonesia di bulan Ramadhan 2017 ini menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Beban hidup makin berat akibat perekonomian lesu dan musim panas diduga sebagai penyebabnya.

Sekretaris Jendral Himpunan Penyelenggara Haji dan Umrah (Himpuh) Anton Subekti mengatakan berdasarkan pengamatannya, keantusiasan melakukan umrah di bulan Ramadhan 2017 ini mengalami sedikit penurunan.

Suasana ini, ungkapnya, tidak hanya terasa di Indonesia, tetapi juga di Mekah dan Madinah dimana jumlah jamaah memang terlihat jelas lebih sedikit.

‘Ramadhan kali ini berbeda dengan tahun lalu. Kini jumlah jamaah umrah tak sebanyak dulu,” kata Anton, di Jakarta yang dilansir ihram.co.id, Sabtu (10/6).

Dia menceritakan di kantor Himpuh, misalnya, kini hanya sekitar 2.000 orang pemohon visa umrah per hari, padahal di Ramadhan tahun lalu jumlahnya mencapai 6.000 sampai 7.000 pemohon visa per hari

Menurut Anton, ada dua hal yang menjadi penyebabnya. Pertama, jatuhnya bulan Ramadhan di musim panas. Kedua, tampaknya ada persoalan di ekonomi rakyat Indonesia yang merasakan situasi beban hidup kian bertambah berat atau sulit.

“Yang berikutnya adalah yang baru saja terjadi, yakni terjadi pemutusan hubungan Arab Saudi dan Qatar. Memang tak signiikan tapi terasa ada pengaruhnya, terutama efek psikologisnya,” ujar Anton.

Anton mengatakan, melalui pengamatannya di hari-hari awal Ramadhan penurunan jumlah jamaah umrah terasa bila melihat langsung di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Pada kedua masjid itu, yang setiap kali Ramadhan tiba selalu penuh sesak, kini menjadi sedikit lenggang.

‘Pada pekan pertama Ramadhan ini, di Masjidil Haram area ‘mataf’ (tempat tawaf) tak terlalu padat. Jamaah kini lebih leluasa melakukan tawaf. Ini berbeda sekali dengan suasana Ramadhan di tahun-tahun sebelumnya. Jadi Masjidil Haram yang kini sudah sangat luas, terasa agak longgar,” tegas Anton.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)