Monday, 26 June 2017

test banner samping
test banner samping

Marak Kejahatan Jalanan, IPW Nilai Polisi Kecolongan

Marak Kejahatan Jalanan, IPW Nilai Polisi Kecolongan

Foto: Kendaraan Toyota Innova yang dikemudikan korban perampokan di SPBU Daan Mogot. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Indonesia Police Watch (IPW) menilai kejahatan jalanan yang kerap terjadi belakangan ini, dinilai sebagai akibat kinerja kepolisian yang kurang maksimal. Tak hanya itu, kepolisian juga dinilai telah kecolongan dengan kenekatan pelaku kejahatan yang menggunakan senjata api (senpi).

Ketua Presidium IPW, Neta S Pane mengatakan, perampokan yang membuat Davidson Tantono (30) tewas di SPBU Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat dan Italia Chandra KP (23 di Karawci, Tangerang seharusnya bisa dicegah. Menurutnya, anggota kepolisian semestinya bisa ditempatkan di sejumlah titik yang rawan kejahatan.

Apalagi, lanjut Neta, peristiwa kejahatan jalanan itu terjadi di siang hari, padahal Polres Jakarta Barat memiliki tim andalan bernama Eagle, dan Polresta Tangerang juga memiliki tim yang sama dengan nama tim Elang.

“Bisa dikatakan begitu (kecolongan). Seharusnya tim tersebut siaga di kawasan yang dianggap rawan dan strategis dari aksi perampokan dan kriminal lain,” ujarnya pada wartawan, Selasa (13/6).

Neta mendesak, agar kepolisian segera melakukan evaluasi terhadap kinerja petugas yang bertugas di lapangan dan semestinya kepolisian juga memiliki data kejahatan jalanan agar dapat mengantisipasi kejahatan jalanan kembali terjadi.

“CCTV harus bisa menjadi andalan polisi untuk mendeteksi wajah para pelaku,” pungkasnya. (ls)

Related posts

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *