Friday, 24 November 2017

Urusi Tax Poverty, Mister Presiden

Urusi Tax Poverty, Mister Presiden

Foto: Djoko Edhi Abdurrahman. (ist)

Oleh: Djoko Edhi Abdurrahman*

Jakarta, Swamedium.com — Presiden Jokowi dan rezimnya, mau-tak-mau harus melakukan focusing management CSR (Corporates Social Responsibility). Jika tidak, orang miskin itu akan menjadi jargon perlawanan Pribumi kepada Cina. Suara perlawanan Pribumi kian kencang ketika pemihakan rezim Jokowi terus menerus ke Cina, dan rezim umumnya terjungkal oleh jargon orang miskin.

CSR itu bukan dari orang Cina untuk orang Cina, bukan dari orang Pribumi untuk orang Pribumi. Melainkan dari Cina kepada orang miskin, dari Pribumi kepada orang miskin. Hanya CSR satu-satunya instrumentalia yang diwariskan sosialisme di dalam kapitalisme.

Cina mau selamat? Urus dengan benar CSR! Kalau Pribumi tak selamat, memang sudah begitu sejak kemerdekaan. Pribumi perlu dimerdekakan, khususnya orang miskin. Cina tak perlu diselamatkan karena Cina memang belum pernah terjajah sejak 300 tahun silam hingga kini (kecuali Cina Singkawang, Kalbar).

Koordinator pengerahan CSR dari perusahaan Cina, adalah Tommy Winata. Tetapi yang datang ke Artha Graha, Ormas, parpol, dan sejenisnya. Sejak kapan ormas, parpol, dan sejenisnya menjadi orang miskin? Itu salah sasaran. Mereka kelas menengah, bukan orang miskin.

Penyimpangan CSR Teman Ahok

Sebelumnya saya menulis asal usul CSR. Saya sitir petikannya. Bahwa terbukti dana CSR digunakan Teman Ahok untuk kampanye Ahok. Penggunaan CSR demikian bukan saja korup, juga unusual behavior of the firm dalam disiplin ekonomi.

CSR muncul tahun 1990 an di Indonesia berasal dari dialog antara John Maynard Keyns (pengemuka Mazhab Ekonomi Tangan Terlihat) dengan Milton Friedman (pengemuka Mazhab Ekonomi Harapan Rasional).

Keduanya bersumber dari mazhab Neo Classic Adam Smith, pencipta Kapitalisme (hukum pasar). Bertanya Keyns kepada Friedman, “Siapa yang bertanggung jawab terhadap masyarakat yang tersingkir dari pembangunan oleh system kapitalisme?”

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)