Wednesday, 27 September 2017

Antisipasi Mogok Kerja Transjakarta, Dishub DKI Siapkan 1500 Petugas

Antisipasi Mogok Kerja Transjakarta, Dishub DKI Siapkan 1500 Petugas

Foto: Puluhan bus Transjakarta yang diparkir di Halte Harmoni karena sopir bus Transjakarta yang sedang melakukan mogok kerja, Senin (12/6). (Republika)

Jakarta, Swamedium.com — Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Dishub Pemprov DKI Jakarta) Andri Yansyah mengatakan, pihaknya menyiapkan 1.500 petugas Dishub untuk ditempatkan di halte-halte Transjakarta sebagai antisipasi aksi mogok kerja.

Menurut Andri, aksi mogok kerja karyawan kontrak Transjakarta diikuti oleh petugas on board.

“Sopirnya nggak ada (yang ikut demo), mengancam sopir agar diberhentikan. Dan kalau itu kita catat dan pecat saja. Karena tuntutan dia, saya sudah rapat di komisaris dan direksi yang menuntut untuk pengangkatan kita sesuai dengan UU Ketenagakerjaan, yang lima tahun berturut-turut sudah berkontrak menjadi pegawai Transjakarta,” ujar Andri di GOR Soemantri Kuningan Jakarta Selatan, Selasa (13/6) kemarin.

Jika ada aksi mogok kerja, lanjut Andri Yansyah, petugas Dishub langsung menggantikan fungsi daripada petugas on board bus Transjakarta.

“Tahun keenam mungkin sudah bisa dijadikan karyawan tetap. Tapi terhitungnya Januari 2015, sesuai dengan Transjakarta terbentuk,” katanya lagi.

Senin (12/6) lalu, ratusan karyawan kontrak PT Transjakarta melakukan aksi unjuk rasa di kantornya di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur. Para karyawan kontrak tersebut mengajukan tuntutan adanya surat ketetapan (SK) pengangkatan karyawan tetap.

Sebagian besar karyawan yang ikut dalam aksi kemarin adalah karyawan dengan masa kerja lebih dari tiga tahun sampai 10 tahun masa kerja, namun masih menyandang status karyawan kontrak di perusahaan BUMD Pemprov DKI tersebut. (*/ls)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)