Tuesday, 21 November 2017

Dirut PLN Kesal Tarif Dasar Listrik Diisukan Naik, Padahal?

Dirut PLN Kesal Tarif Dasar Listrik Diisukan Naik, Padahal?

Jakarta, Swamedium.com – Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir bingung dengan isu kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang beredar di media social. PLN mempertimbangkan akan menempuh jalur hukum karena merasa ada pihak yang mendiskreditkannya.

Sofyan menegaskan pemerintah tidak menaikkan TDL yang dibebankan kepada masyarakat. PLN, ungkapnya, tidak dapat memutuskan untuk menaikkan TDL.

Kenaikan TDL dilakukan pemerintah dengan persetujuan DPR. Karena itu, ia mengaku bingung adanya isu kenaikan TDL yang beredar melalui media sosial.

“Kami nyatakan kalau ada kerugian masalah kurs atau apa, itu tanggung jawab kami. Makanya saya bingung, yang mengatakan TDL naik ini siapa, masa medsos yang menaikkan TDL? Kan pemerintah, persetujuan DPR. Dirut PLN tidak bisa menaikkan TDL. Makanya saya betul-betul sampai hari ini tidak paham dan tidak mengerti mengapa semua pihak mengatakan TDL naik,” jelas Sofyan di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Rabu (14/6).

Sofyan mengatakan, beredarnya informasi kenaikan TDL hanya merupakan isu untuk mendiskreditkan PLN dan juga pemerintah. Ia pun mempertimbangkan untuk membawa masalah ini ke jalur hukum guna meminta bantuan kepada aparat penegak hukum untuk menyelidiki isu yang beredar tersebut.

Ia menduga, terdapat unsur kesengajaan dalam penyebaran isu kenaikan TDL. “Itu sesuatu yang aneh sekali menurut saya isu di medsos ini. Ini mendiskreditkan. Pada saatnya mungkin kami akan ke ranah hukum. Kami akan ke ranah hukum, minta bantuan dari aparat hukum untuk meneliti ini. Karena takut ada unsur kesengajaan kan,” kata dia.

Pemerintah diakuinya memutuskan mencabut subsidi bagi pelanggan golongan 900 VA yang masuk dalam kategori keluarga mampu. Menurut dia, selama ini justru penerima subsidi golongan 900 VA lebih besar daripada keluarga miskin yang menggunakan daya 450 VA.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)