Friday, 23 June 2017

test banner samping
test banner samping

Yusril: Tudingan Anti Pancasila adalah Radikalisme Pancasila

Yusril: Tudingan Anti Pancasila adalah Radikalisme Pancasila

Foto: Pakar Hukum Tata Negara Prof Dr Yusril Ihza Mahendra. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Maraknya tudingan anti Pancasila kepada pihak yang berbeda pandangan dengan suatu kelompok tertentu dianggap sebagai fenomena radikalisme Pancasila. Hal itu disampaikan pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra (YIM) di Jakarta, Kamis (15/6).

“Sekarang ini ada radikalisme Pancasila juga. Bukan hanya Islam yang radikal, tapi radikal Pancasila juga,” kata Yusril.

Menurutnya, radikalisme bisa terjadi dimana-mana, termasuk dalam pemahaman terhadap Pancasila.

“Jadi sama saja radikalisme itu ada dimana-mana, bukan hanya pada agama, tapi juga pada Pancasila,” kata Yusril lagi.

Ia juga sangat menyayangkan adanya justifikasi terhadap pihak yang memiliki pandangan yang berbeda tentang Pancasila sebagai kelompok anti Pancasila.

Yusril berpendapat, hal itu terjadi karena pemerintah mengalami krisis legitimasi. Sehingga, lantaran kekhawatiran kehilangan kekuasaannya, maka mereka menciptakan tudingan-tudingan yang tak masuk akal.

“Jadi kalau pemerintah mengalami krisis legitimasi, mereka akan mencari pembenaran dari sisi yang lain,” pungkasnya. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *