Thursday, 23 November 2017

Aktivis ’98 Ricky Tamba: Gerindra Menang Rakyat Sejahtera!

Aktivis ’98 Ricky Tamba: Gerindra Menang Rakyat Sejahtera!

Foto: Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Dinamika ekonomi-politik Indonesia yang semakin menunjukkan disintegrasi bangsa di berbagai bidang, menimbulkan keprihatinan mendalam dari mantan aktivis mahasiswa gerakan reformasi 1998 Ricky Tamba.

Berangkat dari kesimpulan matinya reformasi 1998, dia memutuskan untuk melanjutkan perjuangan dengan bergabung ke Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang dikomandoi Ketua Umum Prabowo Subianto.

“Selama bulan suci Ramadan 1438 Hijriah ini, saya rutin menganalisa situasi nasional, melakukan shalat istikharah serta sowan silaturahim meminta saran ke banyak senior dan teman-teman yang mumpuni di bidang politik dan kebangsaan, sehingga membulatkan tekad bergabung menjadi kader aktif Partai Gerindra untuk menjalankan perintah Ketua Umum Prabowo Subianto yakni terus berjuang membela rakyat dan membesarkan partai sebagai alat perjuangan rakyat mencapai keadilan dan kesejahteraan,” kata Ricky kepada media, Sabtu (17/6).

Pria berkepala plontos penghobi sepakbola dan bolabasket ini menilai, konsistensi seruan-seruan kebangsaan pendiri Partai Gerindra Prabowo Subianto serta visi utama partai sangat sejalan dengan cita-cita para pendiri Republik Indonesia dan semangat reformasi 1998.

Menurut dia, Gerindra akan menjadi partai politik yang mampu menciptakan kesejahteraan rakyat, keadilan sosial dan tatanan politik negara yang melandaskan diri pada nilai-nilai nasionalisme dan religiusitas dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Tak hanya itu, kata Ricky, Gerindra akan membawa negeri ini berdaulat di bidang politik, berkepribadian di bidang budaya dan berdiri di atas kaki sendiri dalam bidang ekonomi.

“Puluhan tahun mengadvokasi kasus-kasus kerakyatan, terlibat dalam pembentukan beberapa partai politik walau tak pernah mau menjadi pengurus, serta berteman dengan banyak aktivis dan politisi, baru di tahun 2017 ini saya merasakan puncak kesedihan dan kegeraman melihat arah kehidupan berbangsa bernegara yang semakin melenceng serta fakta-fakta nyata di tengah masyarakat yang kian sulit penghidupannya dalam hal yang sangat mendasar yakni sandang, pangan dan papan,” tutur Ricky.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)