Thursday, 23 November 2017

Polisi: Kasus SMS Harry Tanoe Masih Penyelidikan, Belum Ada Tersangka

Polisi: Kasus SMS Harry Tanoe Masih Penyelidikan, Belum Ada Tersangka

Foto: Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Menanggapi pernyataan Jaksa Agung M Prasetyo yang menyebut Chairman & CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) sebagai tersangka dalam kasus SMS ancaman, Mabes Polri sebagai penyidik menegaskan, kasus tersebut baru tahap penyelidikan dan HT merupakan saksi terlapor.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul memastikan, HT masih sebagai saksi dalam kasus dugaan ancaman melalui SMS kepada jaksa Yulianto.

“Saat ini (kasus SMS) dalam proses penyelidikan,” tegas Martinus, seperti dikutip SINDOnews, Sabtu (17/6).

Martinus mengatakan,saat ini penyidik masih mengumpulkan informasi sebanyak mungkin.

“Sejauh ini saksi yang diperiksa berjumlah 13 orang termasuk saksi ahli,” ungkapnya.

Setelah melalui proses penyelidikan, kata Martinus, nanti dilakukan gelar perkara untuk menentukan apakah kasus tersebut laik naik ke penyidikan atau tidak. Dan dari situ, lanjut Martinus, barulah akan diketahui siapa tersangkanya.

“Jadi sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan,” tandas Martinus.

Ketika ditanya apakah informasi dari Kejaksaan Agung tersebut tidak benar, Martinus tidak mau berkomentar.

“Saat ini kami masih dalam proses penyelidikan. Minggu depan kami akan gelar (perkara). Kami akan tentukan apakah ini bisa naik ke penyidikan atau tidak,” ungkapnya.

Sebelumnya, Jaksa Agung Prasetyo menyebut HT menjadi tersangka sesuai dengan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus SMS kepada penyidik Kejagung dari Bareskrim Polri.

“Terlapornya, tersangkalah yang sekarang sudah tersangka (SPDP),” katanya di Jakarta kemarin.

Jaksa Agung menambahkan terkait jaksa Yulianto yang diperiksa oleh penyidik Polri, bahwa itu adalah kewajiban undang-undang yang harus dipenuhi oleh setiap warga negara.

“Pak Yulianto dipanggil ke sana memang kewajibannya untuk hadir, begitu pun tentunya si tersangkanya,” ucapnya. (*/ls)

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)