Monday, 26 June 2017

test banner samping
test banner samping

Makmurkan Masjid, Pejuang Subuh Surabaya Hadir Sejak 2015

Makmurkan Masjid, Pejuang Subuh Surabaya Hadir Sejak 2015

Pejuang Subuh Chapter Surabaya sudah ada sejak tahun 2015. (Dok. Pejuang Subuh Surabaya)

Surabaya, Swamedium.com — Berangkat dari keadaan masjid yang sepi ketika subuh di berbagai penjuru negeri, membuat hati berdesir dengan segala pertanyaan dalam benak. Bagaimana bisa negeri dengan mayoritas penduduk muslim, justru amat sepi ketika subuh berkumandang?

Lengang, hanya satu shaf barisan yang diisi oleh mereka-mereka yang sudah usia senja. Kemana mereka yang muda? yang tentunya lebih bertenaga dalam mendirikan sholat di awal hari itu.

Ilustrasi diataslah yang membuat komunitas ini berdiri pada akhirnya. Namanya Pejuang Subuh, terbentuk di bulan ramadhan pada tahun 2012 silam.

Lambang Pejuang Subuh Chapter Surabaya(pejuang subuh Surabaya)

Sepak terjang komunitas pejuang subuh bermula di kota yang dulunya bernama Sunda Kelapa ini, di gagas oleh pemuda yang akrab disapa Bang Rico. Kemudian, jaringan pejuang subuh meluas hingga terdapat 18 chapter dan salah satunya adalah Pejuang Subuh Chapter Surabaya.

“Misi utama pejuang subuh adalah meramaikan masjid-masjid di Indonesia ketika subuh,” papar Priyo Sigit, yang merupakan koordinator ikhwan komunitas pejuang subuh Surabaya.

Di Surabaya, Pejuang Subuh sudah memulai kontribusinya sejak tahun 2015. Jumlah anggota Pejuang Subuh saat ini adalah 52 ikhwan dan 15 akhwat. Salah satu bentuk kegiatan harian yang dilakukan oleh pejuang subuh adalah, subuh berantai.

“Setiap anggota saling membangunkan anggota lainnya, dan membuat laporan harian dalam grup whatsapp messenger,” tambahnya.

Selain itu, pejuang subuh juga memiliki beberapa program lain. Beberapa program yang digagas oleh Pejuang Subuh adalah subuh keliling dan kajian tematik subuh. Sasaran utamanya adalah seluruh pemuda Indonesia untuk memakmurkan masjid.

Menurutnya, tantangan sebagai seorang Pejuang Subuh amatlah besar. Dimulai dari membangun mindset anggotanya bahwa sholat subuh berjamaah adalah amanah besar seorang pria.

“Pembiasaan itu perlu” tandasnya.

Jika bisa memulai, dan berusaha istiqomah menjalaninya, segalanya akan mudah.

“Sampai saat ini pejuang subuh masih terbuka untuk menerima anggota,” paparnya.

Sebelum resmi menjadi anggota Pejuang Subuh, seseorang harus dikarantina selama 40 hari istiqomah melakukan sholat subuh berjamaah. Hingga akhirnya terdaftar sebagai anggota Pejuang Subuh.

Tak hanya itu, bagi mereka yang mampu melewati masa karantina juga di perbolehkan untuk mengikuti Silaturahim Nasional (Silatnas) Pejuang Subuh. Silatnas, adalah agenda gathering tahunan yang diadakan Pejuang Subuh sebagai ajang silaturahim dan “Kopi Darat” seluruh anggota Pejuang Subuh se-Indonesia.

Tahun lalu, Silatnas Pejuang Subuh, dilaksanakan di Subang, Jawa Barat. Silatnas selanjutnya akan dilaksanakan di Medan pada bulan maret atau april 2018 mendatang. (yetti/jurnalis warga)

Cara bergabung Komunitas Pejuang Subuh
Follow Instagram : @pejuang_subuh_surabaya
Atau WA ke nomor :
Ikhwan :
Akhwat : 085733283998

Related posts

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *