Thursday, 17 August 2017

Waspada, Ruas JTF Pemalang-Batang-Weleri Rawan Kecelakaan

Waspada, Ruas JTF Pemalang-Batang-Weleri Rawan Kecelakaan

Foto: Ruas tol Pemalang-Batang yang dikebut pengerjannya. (elshinta)

Jakarta, Swamedium.com — Menjelang arus mudik 2017, pemerintah mengebut penyelesaian proyek pengerjaan beberapa ruas jalan tol khususnya di jalur utara Pulau Jawa. Bahkan, saking mengejar waktu, pemerintah memberlakukan jalan tol fungsional (JTF), ruas tol yang belum selesai sepenuhnya untuk difungsikan sebagai jalur mudik.

JTF digunakan sebagai jalur alternatif bagi para pemudik agar tidak terjebak kemacetan saat puncak arus mudik. Diperkirakan bakal banyak pemudik yang menggunakan JTF ini dikarenakan masih belum dipungut biaya alias gratis.

Namun, beberapa masyarakat pengguna jalan mengkhawatirkan penyelesaian proyek jalan tol yang dikebut penyelesaiannya hingga dikhawatirkan mengabaikan keselamatan dan keamanan pengguna jalan.

Salah satu masyarakat pengguna jalan itu adalah sebuah organisasi otomotif Timorer. Mereka mengirimkan pesan melalui aplikasi pesan Whatsapp yang berisi hasil survei mereka pada ruas tol Pemalang-Batang.

Dalam pesan yang dikirim itu, mereka menyebutkan jika ruas tol tersebut belum layak dijadikan jalur untuk mudik karena kondisi yang berisiko berbahaya bagi pengemudi, selain itu masih minimnya kelengkapan jalan tol seperti lampu penerangan jalan.

Berikut isi lengkap pesan tersebut;

Info penting dr hasil survei jln tol Pemalang-batang oleh ketua timorer pekat.

Assalamualaikum wr wb.

Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada seluruh member timor er
Saya ingin memberitahukan kepada member timor er yg akan melakukan perjalanan mudik khususnya yg akan melewati jalur Pantura

Kami dari timor er Pekat melaksanakan pantauan dan uji coba langsung menggunakan mobil di jalan tol fungsional yg rencananya akan dioperasikan mulai H-10.

Titik pertama yg kita lalui dari perbatasan Pemalang-Pekalongan.
Masih sangat disayangkan kondisi jalan akan terasa banget ketidak halusan cor coran yg ada.
Karena dari pemgamatan kami banyak sekali cor2an yg bergelombang cukup dalam jd akan memaksa sokbeker utk bekerja keras, belum lagi sambungan cor2an yg tidak rapi itu sangat mengganggu kenyamanan kita.

Hati2 diberbagai titik khususnya di jembatan2, tanjakan yg lumayan tinggi dan termasuk tanjakan patah, bikin ngilu pemakai kendaraan yg banyak muatannya. Selain itu juga turunan patah.

Sepanjang ruas Tol pekalongan Batang hanya terdapat 2 lajur aja dan searah, selain itu hati2 karena kanan kiri masih terdapat gundukan tanah merah dan bekas galian lubang, jika terlena sedikit maka maut menanti kita.

Sepanjang jalan juga perlu diwaspadai jika kondisi panas maka debu akan beterbangan layaknya rally dakar dan jika gerimis atau hujan maka jalanan akan sangat licin.

Lanjut ke Tol Batang sampai Weleri, masih menggunakan 2 lajur dan masih juga dikelilingi bekas galian dan timbunan tanah gak jauh beda dengan tol Pemalang Batang cuman pekerjaan pengecoran ini masih lumayan bagus dari pada yg tadi dan sepanjang batang weleri gak ada tanjakan maupun turunan patah, selain itu kanan kiri jalan lumayan lebar jd lebih nyaman dikendarai

Namun ada 3 jembatan yg masih menggunakan plat besi karena itu hanya jembatan sementara, jd perlu hati2 saat melewatinya.

Kesimpulan yg bisa kita sampaikan disini sebagia berikut

Sangat tidak direkomendasikan buat kendaraan sarat muatan ataupun yg menggunakan ban profil tipis melintasi jalan tol fungsional dari Pekalongan-Batang

Hindari berjalan di jalur tol ini pada malam hari, karena penerangan yg ada sangatlah minim hanya ada di area jembatan2 saja dan hanya terdapat stiker yg menyala saja padahal kondisi jalan yg sempit dan jika terjadi hujan maka tidak disarankan juga utk memasuki jalur ini.

Patuhi rambu2 lalu lintas yg ada, karena batas kecepatan atas hanya 40 Km perjam, itu dikarenakan lumayan sulitnya jalan apalagi jika dimalam hari

Silahkan setelah rest area Candi areng sekitar 5 Km anda keluar di pintu exit Kandeman batang, karena dari pintu exit kandeman hanya berjarak 100 M anda bisa beristirahat di posko mudik pekat yg bekerja sama dengan diskominfo kab Batang dan bisa meneruskan perjalanan melalui tol fungsional kembali

Demikian yg bisa kami sampaikan
Tentang tol fungsional yg telah kami lalui, yg sebenernya jalan ini lebih tepatnya dipaksakan utk beroperasi, karena sebagian besar jalan masihlah berupa cor dasar saja dan lebih banyak sebagai jalan bantu/ jalan mobilisasi pekerjaan proyek jalan tol. Utk jalan utama yg telah jd hanya ada dibeberapa titik saja

Salam mentul timor er Pekat
Phone/ WA 0816840546 Al Amien (*/ls)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comments from Facebook ()