Saturday, 25 November 2017

Waspada, Ruas JTF Pemalang-Batang-Weleri Rawan Kecelakaan

Waspada, Ruas JTF Pemalang-Batang-Weleri Rawan Kecelakaan

Foto: Ruas tol Pemalang-Batang yang dikebut pengerjannya. (elshinta)

Jakarta, Swamedium.com — Menjelang arus mudik 2017, pemerintah mengebut penyelesaian proyek pengerjaan beberapa ruas jalan tol khususnya di jalur utara Pulau Jawa. Bahkan, saking mengejar waktu, pemerintah memberlakukan jalan tol fungsional (JTF), ruas tol yang belum selesai sepenuhnya untuk difungsikan sebagai jalur mudik.

JTF digunakan sebagai jalur alternatif bagi para pemudik agar tidak terjebak kemacetan saat puncak arus mudik. Diperkirakan bakal banyak pemudik yang menggunakan JTF ini dikarenakan masih belum dipungut biaya alias gratis.

Namun, beberapa masyarakat pengguna jalan mengkhawatirkan penyelesaian proyek jalan tol yang dikebut penyelesaiannya hingga dikhawatirkan mengabaikan keselamatan dan keamanan pengguna jalan.

Salah satu masyarakat pengguna jalan itu adalah sebuah organisasi otomotif Timorer. Mereka mengirimkan pesan melalui aplikasi pesan Whatsapp yang berisi hasil survei mereka pada ruas tol Pemalang-Batang.

Dalam pesan yang dikirim itu, mereka menyebutkan jika ruas tol tersebut belum layak dijadikan jalur untuk mudik karena kondisi yang berisiko berbahaya bagi pengemudi, selain itu masih minimnya kelengkapan jalan tol seperti lampu penerangan jalan.

Berikut isi lengkap pesan tersebut;

Info penting dr hasil survei jln tol Pemalang-batang oleh ketua timorer pekat.

Assalamualaikum wr wb.

Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada seluruh member timor er
Saya ingin memberitahukan kepada member timor er yg akan melakukan perjalanan mudik khususnya yg akan melewati jalur Pantura

Kami dari timor er Pekat melaksanakan pantauan dan uji coba langsung menggunakan mobil di jalan tol fungsional yg rencananya akan dioperasikan mulai H-10.

Titik pertama yg kita lalui dari perbatasan Pemalang-Pekalongan.
Masih sangat disayangkan kondisi jalan akan terasa banget ketidak halusan cor coran yg ada.
Karena dari pemgamatan kami banyak sekali cor2an yg bergelombang cukup dalam jd akan memaksa sokbeker utk bekerja keras, belum lagi sambungan cor2an yg tidak rapi itu sangat mengganggu kenyamanan kita.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)