Thursday, 23 November 2017

Ekonom INDEF: Kerja Sama Perdagangan Indonesia China Timpang

Ekonom INDEF: Kerja Sama Perdagangan Indonesia China Timpang

Jakarta, Swamedium.com – Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira mengingatkan pemerintah untuk mengubah orientasi kerja sama Indonesia dengan Cina yang selama ini cenderung timpang. Sebab, masalah utama perdagangan Indonesia dengan Cina adalah ketidakseimbangan rantai pasok.

Menurut Bhima, sebagian besar produk ekspor Indonesia ke Cina adalah produk mentah seperti batu bara, CPO, dan karet. Sementara Cina mengekspor bahan jadi yang nilai tambahnya lebih besar ke Indonesia.

“Kita tidak dapat manfaat dari perdagangan model itu. Indonesia hanya dijadikan pasar,” kata Bhima seperti dilansir Republika.co.id, di akhir pekan.

Bhima memberi contoh, pemerintah bisa saja meminta kepada Cina untuk membuka pabrik di dalam negeri apabila ingin mengekspor produknya ke Indonesia. Tak hanya itu, dia meminta komitmen pemerintah untuk menerapkan kewajiban industri nasional untuk menyerap 30 persen serapan produk lokal.

Pemerintah diminta lebih banyak memberikan insentif kepada produsen lokal agar bisa bersaing dengan produk Cina. Bukan sebaliknya, di mana insetif untuk impor justru diperbanyak.

“Misalnya Cina kalau mau jualan produk, harus buat pabrik di Indonesia,” tuturnya.

Bhima melanjutkan, contoh risiko ketergantungan impor Indonesia dari Cina adalah komoditas bawang putih. Berdasarkan Data INDEF, sebesar 85 persen bawang putih di Indonesia diimpor dari Cina dan India. Kasus yang sempat terjadi sebelumnya, harga bawang putih di pasar dalam negeri melonjak di atas 45 persen hanya dalam satu bulan. Alasannya, waktu tanam bawang putih di Cina tidak bisa menyamai momen bulan puasa dan Lebaran, momen saat permintaan bawang putih di Indonesia meninggi.

“Itu baru impor bahan pangan. Belum impor elektronik atau tekstil. Jangan lupa, tekstil cukup tergempur oleh produk Cina,” ujar dia.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)