Thursday, 29 June 2017

IPW: Oknum Brimob Bisa Dipecat Karena Lecehkan Profesi Wartawan

IPW: Oknum Brimob Bisa Dipecat Karena Lecehkan Profesi Wartawan

Foto: Ricky Prayoga, wartawan LKBN Antara dianiaya sejumlah anggota Brimob, Minggu (18/6).

Jakarta, Swamedium.com — Oknum Brimob yang menganiaya wartawan LKBN ANTARA Ricky Prayoga dinilai telah bersikap arogan. Penilaian itu disampaikan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane. Bahkan, Neta menilai aksi tersebut bisa berujung pemecatan pada pelakunya karena telah melecehkan profesi wartawan.

“Padahal sikap melecehkan profesi wartawan bisa kena sanksi hukum seperti yang tertuang dalam UU Pers Nasional,” kata Neta seperti dikutip Sindonews, Senin (19/6).

Neta juga menyarankan agar pihak kepolisian segera berbenah. Terutama dalam hal mendidik anggotanya yang terjun langsung di masyarakat.

“Adanya kasus ini sudah saatnya pimpinan kepolisian mengevaluasi semua penugasan anggotanya di lapangan. Artinya, polisi polisi yang bersikap arogan dan cenderung menggertak-gertak masyarakat, apalagi menggertak dengan senjata api harus dilarang bertugas yang bersentuhan dengan publik, terutama wartawan,” terangnya.

Bahkan Neta mengatakan, sanksi tegas berupa pemberhentian dari korps Bhayangkara patut diberikan kepada oknum Brimob tersebut.

“Bila perlu polisi seperti ini diberhentikan dari kepolisian karena bertentangan dengan prinsip polisi sipil yang profesional yang dianut Polri,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, oknum Brimob yang menganiaya Yoga diketahui sempat mengancam dengan senjata api saat bilang “ku kokang juga kau”.

“Selain itu, sikap menggertak-gertak dengan senjata api bisa memicu emosi antar kedua belah pihak yang ujung-ujungnya bisa membuat konflik atau masalah yang lebih besar apalagi jika terjadi tembakan,” pungkas Neta. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *