Thursday, 23 November 2017

Tunjuk Ajar Melayu, Zapin Api Lolos Sertifikasi WBTB Indonesia

Tunjuk Ajar Melayu, Zapin Api Lolos Sertifikasi WBTB Indonesia

Foto: Tari Zapin Api, salah satu dari delapan warisan budaya Riau yang lolos mendapat sertifikat warisan budaya tak benda Indonesia. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Provinsi Riau meloloskan delapan warisan budayanya dalam sidang penetapan WBTB (Warisan Budaya Tak Benda) Indonesia. Kedelapan warisan budaya itu adalah Tunjuk Ajar Melayu, Sijobang `Buwong Gasiong’, Silat Perisai, Zapin Api, Zapin Meskom, Manongkah, Perahu Baganduang, dan Batobo.

“Sebetulnya Dinas Kebudayaan juga mengajukan beberapa kuliner, tapi karena tidak dilengkapi dengan kajian akademis, maka kuliner belum lolos,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Riau, Yoserizal Zen, seusai rapat bersama Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI, Nadjamuddin Ramly, kemarin di Jakarta.

Menurut Yos untuk penetapan WBTB Indonesia, dilaksanakan sedikitnya empat kali sidang di depan 15 orang tim ahli dari berbagai bidang kebudayaan. Dalam sidang sidang itulah setiap provinsi harus melengkapi foto, video, dan kajian tentang warisan budaya.

“Kalau warisan budaya sudah masuk WBTB dengan sertifikasinya, maka negara tetangga tidak akan mudah mengklaim sebagai warisan budaya mereka. Dan, WBTB Indonesia merupakan syarat mutlak dalam pengusulan warisan budaya dunia di UNESCO. Makanya sidangnya sangat ketat,” paparnya.

Dilansir riausatu.com, sebelumnya 10 warisan budaya Melayu Riau sudah mendapat sertifikat. Untuk tahun ini sertifikat akan diserahkan Mendikbud kepada Gubernur Riau pada Oktober atau November mendatang di Taman Ismail Marzuki Jakarta.

Dijelaskan Ketua Umum Dewan Kesenian Riau ini, di Riau untuk warisan budaya tak benda mencapai ribuan warisan budaya yang berada di kabupaten/kota atau di empat sungai besar. Namun belum disertifikasi karena minimnya kajian tentang itu. (*/d)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)