Thursday, 29 June 2017

Wagub Jatim: Pemudik Lebaran Tahun Ini Naik 3,79 Persen

Wagub Jatim: Pemudik Lebaran Tahun Ini Naik 3,79 Persen

Foto: Wagub Jatim: Pemudik Lebaran Tahun Ini Naik 3,79 Persen. (Ari/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com — Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf mengatakan pihaknya memperkirakan penumpang arus mudik tahun 2017 mulai dari H-10 sampai H+15 bisa mencapai sekitar 11.136.740 orang dengan kenaikan 3,79 persen.

Data ini diperoleh dari melihat jumlah pertumbuhan penumpang pada masing-masing moda angkutan baik jalur darat, kereta api, laut, maupun udara.

Ia menjelaskan, angkutan jalan tumbuh 2 persen atau sekitar 5.916.715 orang, angkutan kereta api tumbuh 5,5 persen atau sekitar 1.249.462 orang. Angkutan penyeberangan juga tumbuh sebanyak 4 persen atau 1.912.365 orang, angkutan laut tumbuh 3,4 persen atau 199.897 orang. Sedangkan yang meningkat cukup tajam yakni angkutan udara tumbuh 8,74 persen atau 1.858.265 orang.

“Ini artinya makin banyak pemudik yang naik pesawat terbang untuk bepergian selama arus mudik,” katanya disela-sela peresmian pengoperasian Tol Surabaya-Kertosono, Senin (19/6).

Sementara itu, terhitung sejak hari ini, jalan tol yang menghubungkan Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo hingga Kabupaten dan Kota Mojokerto tersebut diberlakukan untuk para pengendara, terutama pemudik dalam rangka Lebaran 2017.

Tidak hanya berhenti di Mojokerto, ruas tol tersebut juga sudah tersambung hingga Kertosono yang melintasi Kabupaten Jombang hingga Kabupaten Nganjuk, tepatnya lepas Sungai Brantas setelah simpang Mengkreng.

Empat gerbang tol disediakan di pintu masuk Waru. Pemudik dari arah Surabaya mengambil jalur tengah atau Perak. Nanti akan ada papan petunjuk mengarah ke jalur tol ini.

Dalam sambutannya, Gus Ipul-sapaan lekat Wagub Jatim mengapresiasi atas difungsikannya jalan tol Surabaya-Kertosono. Dengan adanya jalan tol itu sebagai jalur alternatif yang bisa mengurai kepadatan kendaraan di jalan sehingga mampu mengurangi kemacetan yang biasa terjadi pada musim arus mudik seperti di Medaeng, Sepanjang, Kletek, Mojokerto bahkan sampai Mengkreng. (Ari)

Related posts

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *