Tuesday, 26 September 2017

Ribuan Jamaah Padati Itikaf di Masjid Agung Sunda Kelapa

Ribuan Jamaah Padati Itikaf di Masjid Agung Sunda Kelapa

Foto: Jamaah itikaf Masjid Agung Sunda Kelapa. (Fahmi/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Itikaf malam ke 25 di Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK) dipadati oleh ribuan jamaah yang berasal dari Jakarta dan sekitarnya. Kegiatan ini berlangsung rutin setiap tahun.

Kegiatan Ramadhan di MASK berlangsung selama bulan Ramadhan, dimulai dari Kegiatan buka puasa bersama dimana panitia kegiatan menyediakan tidak kurang dari 3000 nasi kotak setiap harinya. Paket nasi kotak ini berasal dari DKM MASK sendiri dan juga sumbangan dari warga.

Acara dilanjutkan dengan Shalat Isya berjamaah dan kemudian Ceramah Ramadhan yang disampaikan oleh Ulama dan Tokoh Masyarakat. Setelah itu pelaksanaan shalat tarawih berjamaah.

Yang istimewa dari kegiatan pelaksanaan shalat tarawih di MASK adalah dengan diimami oleh 2 orang Syaikh dari Madinah, Arab Saudi. Keberadaan 2 Imam ini memang khusus didatangkan oleh DKM MASK dalam rangka melayani jamaah agar sholat Tarawihnya lebih khusyu dan serasa berada di kota Madinah.

Untuk malam 1 sampai 20 Ramadhan, selepas shalat tarawih dan witir kegiatan jamaah bersifat individu, namun saat 10 malam terakhir, yaitu dimulai dari malam 21 sampai akhir Ramadhan, kegiatan itikaf dipandu oleh panitia DKM MASK.

Rangkaian acara itikaf dimulai pada pukul 00:00 WIB yang didahului oleh Tadarus (membaca Al-Qur’an) berjamaah dipandu oleh imam Rawatib MASK selama 30 menit, setelah itu acara dilanjutkan dengan ceramah itikaf selama 60 menit, yang pada kesempatan malam tadi, disampaikan oleh KH. Wahfiuddin Sakam, MBA, yang dilanjutkan dengan Tadarus selama 30 menit sambil memberi kesempatan Jamaah untuk berwudhu dan membersihkan diri.

Tepat jam 02:00 WIB shalat Tahajud dan Witir berjamaah dimulai, dengan diimami oleh 2 Syaikh dari Madinah, yaitu Syaikh Esham Al Mizazi dan Syaikh Abdul ‘Aziz Al Ariqi. Dengan suara khas Timur Tengah shalat berlangsung sangat syahdu dan khusyu, sebagian jamaah menangis saat sang imam mebacakan ayat-ayat yang berhubungan dengan keadaan di akhirat kelak.

Ribuan jamaah kembali menangis saat sang Imam membacakan doa Qunut pada rakaat terakhir shalat Witir. Jamaah yang hadir pada malam 25 ini tidak kurang dari 3000 orang, hal ini terlihat dari jumlah nasi kotak untuk sahur yang disediakan Panitia DKM MASK yang berjumlah 3000 kotak.

Kegiatan itikaf ini akan menjadi puncaknya pada malam 27 Ramadhan, dimana pada tahun lalu tidak kurang dari 5000 jamaah yang hadir. Acara akan berlangsung nonstop dari berbuka puasa bersama sampai dengan sholat Subuh berjamaah dan ditutup dengan ceramah shubuh. (af)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)