Friday, 24 November 2017

Genting! Kemiskinan di Indonesia Makin Parah

Genting! Kemiskinan di Indonesia Makin Parah

Foto: Pemerintah gagal menekan angka kemiskinan. Jurang si kaya dan si miskin makin lebar. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, indeks kedalaman kemiskinan dan indeks keparahan kemiskinan Indonesia pada periode September 2016 sampai Maret 2017 mengalami kenaikan. Hal tersebut mengartikan, selama ini usaha pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan belum berhasil dan makin sulit kedepannya.

Kepala BPS Suhariyanto menyampaikan, indeks kedalaman kemiskinan pada September 2016 adalah 1,74 dan pada Maret 2017 mengalami kenaikan menjadi 1,83. Demikian juga indeks keparahan kemiskinan dari 0,44 menjadi 0,48 pada periode sama.

Persoalan kemiskinan, menurut Suhariyanto, bukan hanya dilihat dari jumlah dan persentase penduduk miskin semata, melainkan juga tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan. Pasalnya, makin parah tingkat kemiskinan di sebuah negara maka akan makin sulit mengentaskan kemiskinan tersebut.

“Kalau indeks kedalaman naik, maka tingkat kemiskinan semakin dalam, jarak antara pengeluaran penduduk miskin dan garis kemiskinan akan semakin jauh dan semakin sulit entaskan kemiskinan,” jelas dia di Gedung BPS, Jakarta, Senin (17/7).

Selain itu, BPS juga menyatakan, nilai indeks kedalaman kemiskinan dan indeks keparahan kemiskinan di daerah pedesaan lebih tinggi dari perkotaan. Pada Maret 2017, nilai indeks kedalaman kemiskinan untuk daerah perkotaan sebesar 1,24 sementara di pedesaan jauh lebih tinggi mencapai hingga 2,49.

“Sementara nilai indeks keparahan kemiskinan untuk perkotaan adalah 0,31, sedangkan di pedesaan mencapai 0,67,” ungkap dia seperti dikutip Sindonews.

BPS merilis jumlah masyarakat miskin di Indonesia yang bertambah sebanyak 10.000 orang, dimana mencapai 27,77 juta orang pada Maret 2017 dibanding September 2016 yang mencapai 27,76 juta orang.

27,77 juta orang tersebut merupakan penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.

Salah satu yang menyebabkan bertambahnya jumlah masyarakat miskin di Indonesia adalah terlambatnya penyaluran beras sejahtera. (*/ls)

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)