Monday, 23 October 2017

Eternit Gedung Rubuh, Bakal Calon Wali Kota Cirebon Terluka

Eternit Gedung Rubuh, Bakal Calon Wali Kota Cirebon Terluka

Foto: Eternit Gedung Indonesia Menggugat (GIM) di Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 5, Kota Bandung, tiba-tiba runtuh, Sabtu (12/8). (sindonews)

Bandung, Swamedium.com – Bakal calon wali kota Cirebon dari jalur independen, Samsul Hadi mengalami peristiwa nahas. Samsul tertimpa tertimpa eternit Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 5, Kota Bandung, yang tiba-tiba runtuh, Sabtu (12/8) pukul 10.50 WIB. Akibatnya, Samsul mengalami luka di kepala.

Saat acara diskusi politik bertema “Yang Muda Bicara Politik” baru dimulai, tiba-tiba eternit yang berada tepat di atas Samsul Hadi, runtuh. Pecahan eternit menimpa kepala Samsul. Akibatnya, kepala Samsul terluka dan mengucurkan darah. Diketahui Samsul hadir di acara tersebut sebagai salah satu pembicara. Setelah korban Samsul dibawa ke rumah sakit, diskusi dilanjutkan

“Korban mengalami luka di pelipis kanan. Selanjutnya korban dibawa ke RS Bungsu, Jalan Veteran untuk dilakukan penanganan medis. Korban Samsul mendapat dua jahitan di lukanya, tidak terlalu parah, tetapi kami sarankan untuk istirahat,” kata Kapolsek Sumur Bandung Kompol Abdul Kholik di lokasi kejadian, seperti dikutip sindonews, Sabtu (12/8).

Adapun kronologis insiden tersebut, saat kejadian, dua pekerja Deni Kurniawan dan Safiudin sedang meninjau gedung untuk proses renovasi gedung peninggalan kolonial Belanda tersebut. Saat Deni menginjak salah satu eternit, bagian tersebut rapuh dan runtuh menimpa Samsul Hadi. Kejadian itu tentu membuat heboh para peserta diskusi.

Meski insiden itu termasuk kecelakaan kerja, Kapolsek Abdul Kholik tetap melakukan penyelidikan.

“Kami meminta keterangan dari beberapa saksi, yakni Deni, Safiudin, dan Soni Prasetya Wibawa, penanggung jawab pekerjaan,” jelas Abdul Kholik. (*/ls)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)