Tuesday, 12 December 2017

Fakta Sejarah; Inilah Perampok NKRI yang Sebenarnya

Fakta Sejarah; Inilah Perampok NKRI yang Sebenarnya

Oleh: Jonru Ginting*

Jakarta, Swamedium.com — Ya, dunia makin terbolak-balik. Perampok teriak perampok. Pejuang justru dituduh perampok. Karena itu, mari tengok dulu sejarah kemerdekaan RI, agar semuanya makin jelas.

Awalnya, Indonesia dihuni oleh para pribumi yang beragama animisme. Lalu masuk agama Hindu dan Budha. Setelah itu, masuklah agama Islam melalui jalur perdagangan, pernikahan dan perdamaian, melalui cara dan proses yang sangat aman dan damai.

Lantas, tiba-tiba hadirlah Belanda, membawa bendera VOC. Dan banyak warga China yang ikut ndompleng.

Secara resmi, Belanda menjajah Indonesia. Namun etnis China diberi kekuasaan mutlak di bidang perdagangan.

Sambil menjajah, Belanda juga membawa ajaran Kristen. Jadi agama Kristen masuk ke Indonesia melalui penjajahan.

Ups…!!! Jangan bilang SARA. Ini bukan menghina. Saya hanya menyampaikan bukti sejarah, yang bahkan di bangku sekolah pun kita pelajari bersama.

Warga pribumi ketika itu pun berjuang melawan penjajah. Saya TIDAK berkata bahwa yang melawan penjajah hanya umat Islam. Namun FAKTANYA, sebagian besar pejuang kemerdekaan RI adalah para ulama dan umat Islam secara umum.

Teriakan ALLAHU AKBAR sangat mendominasi perjuangan para pahlawan kita ketika itu. Sebab dalam pikiran mereka, ini adalah perjuangan umat Islam dalam membeka Indonesia, melawan para penjajah dari negara lain, yang kebetulan agamanya bukan Islam.

Lantas, tanggal 17 Agustus 1947, Kemerdekaan RI pun diproklamirkan. Bagi dunia internasional, ini hanya sekadar klaim sepihak, yang tidak akan diakui jika tidak ada negara lain yang mendukungnya.

Dan alhamdulillah, saat itu ada dua negara yang PERTAMA KALI mendukung kemerdekaan Indonesia, yakni:

1. Mesir, melalui ulama terkenal Hasan Al Banna, yakni pendiri gerakan Ikhwanul Muslimin (IM). Anda suka atau tidak suka, itu adalah fakta. Dan bagi Anda yang belum tahu, perlu saya jelaskan bahwa IM ini adalah cikal bakal dari PKS.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)