Tuesday, 12 December 2017

Perppu Ormas Banyak Ditolak, Pengamat: Pemerintah Harus Akui Kesalahan

Perppu Ormas Banyak Ditolak, Pengamat: Pemerintah Harus Akui Kesalahan

Foto: Direktur El Harokah Research Center, Fathoni. (kabarnasional)

Surabaya, Swamedium.com — Gencarnya penolakan Perppu ormas dari berbagai wilayah di Indonesia menunjukkan bahwa Perppu tersebut ditentang oleh mayoritas masyarakat. Hal ini tidak lepas dari bukti bahwa Perppu ormas telah membuka pintu represifitas rezim, khususnya pada umat Islam.

Direktur el-Harokah Research Center (HRC), Fathoni menegaskan bahwa bukti represifitas rezim dengan adanya Perppu ormas telah jelas terbukti.

“Buktinya sangat jelas, sepekan pasca diterbitkannya Perppu tersebut, sudah ada satu korbannya yaitu ormas Islam HTI yang telah dicabut legalitasnya secara sepihak oleh Kemenkumham,” tegas Fathoni seperti dikutip kabarnasional, Sabtu (11/8).

Ditambahkan Fathoni, perppu ormas ini juga berpotensi menimbulkan polemik berkepanjangan dan sangat mungkin untuk memakan korban baru. Oleh sebab itu, kata Fathoni, pemerintah harus mengakui kesalahannya dalam mengeluarkan kebijakan serta segera mencabut Perppu ormas.

“Setidaknya ada tiga langkah yang harus ditempuh pemerintah agar permasalahan terkait Perppu ormasi ini segera berakhir. Pertama, cabut Perppu dan memberikan ruang seluas-luasnya bagi elemen umat Muslim untuk berkontribusi terhadap kemajuan negeri ini. Kedua, hentikan kriminalisasi ulama, ajaran dan aktifisnya. Ketiga, kembalikan legalitas ormas HTI sebagai korban dari Perppu ormas,” pungkas dia. (*/ls)

Related posts

Comments on swamedium (1)

1 Comment

  1. Pingback: Perppu Ormas Banyak Ditolak, Pengamat: Pemerintah Harus Akui Kesalahan – CDN SUARA LAWU

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)