Friday, 18 August 2017

Tolak Perppu Ormas, Peserta Aksi di Surabaya Doakan Habib Rizieq

Tolak Perppu Ormas, Peserta Aksi di Surabaya Doakan Habib Rizieq

Foto: Peserta aksi tolak Perppu Ormas di Surabaya mendoakan Habib Rizieq. (Yetty/jurnalis warga/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com — Massa peserta aksi solidaritas Forum Komunikasi Ulama Aswaja (FKUA) mendoakan Imam Besar Umat Islam Indonesia Habib Rizieq agar lekas kembali ke Indonesia untuk berjuang bersama-sama dalam menegakkan syariah Islam.

Doa yang dipimpin oleh Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia Ismail Yusanto, diaminkan massa yang hadir pada Jumat (11/8) kemarin.

“Kini Habib Rizieq masih berada di Arab Saudi, beliau adalah seorang ulama yang sangat tegas dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar, tapi ternyata apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah begitu keji, beliau diperlakukan sebegitu buruknya. Marilah kita berdoa sama- sama agar beliau senantiasa diberi kesehatan dan segera kembali ke Indonesia, agar bisa berjuang bersama- sama dengan kita untuk menegakkan syariah Islam”, tegas Ismail.

Foto: Peserta aksi tolak Perppu Ormas di Surabaya mendoakan Habib Rizieq. (Yetty/jurnalis warga/swamedium)

Sontak massa aksi pun mengaminkan doa dan mereka meneriakkan takbir sembari mengibarkan bendera aliwa dan arroya.

Ismail juga mengimbau kepada umat muslim untuk terus berjuang dalam dakwah.

“Kita diciptakan oleh Allah karena hidup dan mati kita ada ditangan Allah. Maka kita tidak boleh mundur sedikitpun, kita tidak boleh takut dan gentar,” tukasnya.

“Dalam hidup tentu saja kita ingin mendapatan berkah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, dengan syarat yaitu kita senantiasa bertaqwa kepada Allah”, imbuhnya.

Foto: Peserta aksi tolak Perppu Ormas di Surabaya mendoakan Habib Rizieq. (Yetty/jurnalis warga/swamedium)

Dalam orasinya, Ismail juga menyindir kebijakan pemerintah yang terkesan tidak mendukung aktifitas dakwah. Padahal jika sebuah pemimpin negara mendapati penduduknya dalam keadaan bertaqwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka sudah semestinya pemerintah harus mendukung karena itulah salah satu bentuk kecintaan kita kepada negara ini.

“Meskipun ada orang yang mengatakan bahwa aku adalah nasionalis, aku adalah pancasilais, namun jika dia tidak bertaqwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka pada hakikatnya orang tersebut telah membawa kehancuran bangsa,” tegasnya.

“Kita tidak boleh mundur sedikitpun dari ketaqwaan kita kepada Allah. Taqwa adalah tunduk dan patuh kepada ketentuan dan syariat serta tidak melakukan larangan oleh Allah,” seru Ismail.

Foto: Peserta aksi tolak Perppu Ormas di Surabaya mendoakan Habib Rizieq. (Yetty/jurnalis warga/swamedium)

Dia juga menyerukan bahwa paham yang bertentangan pada pancasila seperti sekularisme, kapitalisme, liberalisme harus dihapus. Karena menurutnya Islam tidak bertentangan dengan pancasila, dan Islam adalah solusi dalam menyelesaikan persoalan bangsa.

“Pada masa yang akan datang kita tidak akan merasa tenang dalam berdakwah, pasti kita akan menghadapi marabahaya. Begitulah dakwah, Dalam setiap waktu akan mendapati tantangan. Kita harus tetap istiqomah dalam posisi lillahita’ala. Meskipun itu mustahil. Kita harus terus dijalan dakwah untuk menegakkan Islam dan syariat Islam”, serunya menutup orasi. (Yetty Ikhsan/jurnalis warga)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comments from Facebook ()