Friday, 18 August 2017

Seorang Muslim Sumut Ubah Air Menjadi Bahan Bakar Mobil

Seorang Muslim Sumut Ubah Air Menjadi Bahan Bakar Mobil

Foto : Hamidun Nasution, warga Desa Gunung Tua Julu, Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara dan karyanya (okezone)

Mandailing Natal, Swamedium.com — Mobil berbahan bakar air karya seorang muslim berusia 50 tahun bernama Hamidun Nasution ini mengungkapkan telah menguji mobil berbahan bakar air dari rumahnya hingga Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dilansir dari okezone, warga Desa Gunung Tua Julu, Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, tersebut selama di perjalanan tidak ada kendala berarti yang terjadi. Ia yakin mobil yang sudah dikonversi dari bahan bakar konvensional ke air hasil karyanya itu sudah layak digunakan. Ia pun mengaku sudah menggunakannya sejak tiga tahun terakhir.

“Mobil yang sudah saya rakit ini sudah terbukti tidak ada kendala. Sebab saya mengendarai mobil ini dari Madina ke Aceh terus ke Jawa,” ujar Hamidun

Ia mengaku, biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat modul pengubah bahan bakar tersebut tidaklah sedikit, yaitu mencapai Rp10 juta. Cara kerja modul tersebut mengubah air kemudian memisahkan molekul air yang terbentuk dari gas oksigen dan gas hidrogen. Lalu gas hidrogen yang terpisah akan dialirkan langsung menuju ke karburator.

“Memang pada pembuatan alat pengubah air menjadi bahan bakar mobil ini yang menempel di bagian mesin membutuhkan Rp10 juta,” paparnya.

Di samping itu, proses pembuatannya cukup kompleks. Untuk membuat satu mobil hingga benar-benar bisa berjalan menggunakan bahan bakar air ia membutuhkan waktu hingga dua pekan.

Lebih lanjut Hamidun mengungkapkan, jika ada perusahaan yang mau membeli dan mengembangkan hasil penemuannya lebih besar lagi dia akan senang hati membuka diri.

“Harapan saya ke depannya ada perusahaan yang mau mengembangkan,” tutur pria yang pernah bekerja di sebuah perusahaan otomotif itu. (*/rk)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comments from Facebook ()