Wednesday, 21 November 2018

Refleksi Kemerdekaan, Geprindo: Wujudkan 100 Orang Terkaya adalah Pribumi

Refleksi Kemerdekaan, Geprindo: Wujudkan 100 Orang Terkaya adalah Pribumi

Foto: Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (GEPRINDO) Bastian P Simanjuntak. (ist)

Oleh: Bastian P Simanjuntak*

Jakarta, Swamedium.com — Negara Indonesia didirikan oleh bangsa Indonesia, dalam teks proklamasi Soekarno menandatangani Proklamasi Kemerdekaan atas nama bangsa Indonesia.

Dahulu para founding father menetapkan tujuan proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 yaitu menuju masyarakat adil dan makmur.

Imperialisme dan kolonialisme merupakan musuh utama founding fathers kita, yang telah menyebabkan pribumi semakin melarat di zaman pra kemerdekaan.

Indonesia menentang keras eksploitasi manusia atas manusia, eksploitasi bangsa atas bangsa, dalam pembukaan UUD 45 dikatakan penjajahan diatas dunia harus dihapuskan.

Seiring berjalannya kemerdekaan Indonesia muncul orang-orang kaya baru. Bahkan menurut data Bank Dunia tahun 2016, empat keluarga terkaya di Indonesia kekayaannya setara dengan 100 juta rakyat Indonesia.

Yang lebih parahnya lagi mereka bukan dari golongan Bangsa Indonesia Asli. Mereka termasuk golongan bangsa lain yang telah menjadi warga negara Indonesia.

Nasionalisme orang-orang kaya di indonesia yang mayoritas WNI keturunan sejak dahulu hingga saat ini masih diragukan. Sebab telah terbukti bahwa selama ini mereka cenderung memanipulasi pajak, melarikan Kekayaan Negara ke luar negeri. Bahkan di antara mereka juga adalah para penjahat blbi yang saat ini masih bebas berkeliaran di Indonesia maupun di luar negeri.

Menurut saya, negara Indonesia yang didirikan oleh bangsa Indonesia dan milik bangsa Indonesia sudah sepatutnya ekonominya dibangun atau ditopang oleh bangsanya sendiri.

Saat ini ekonomi Indonesia ditopang oleh WNI keturunan dan juga perusahaan-perusahaan asing. Padahal kemandirian ekonomi oleh bangsa sendiri merupakan sebuah keniscayaan.

Indonesia merupakan Negara bekas Jajahan, ekonomi yang ditopang oleh bangsa asing sama saja dengan Neo imperialisme dan neokolonialisme. Seperti yang kita lihat saat ini kekayaan Indonesia terhisap oleh para pemilik modal yang bukan pribumi.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (1)

1 Comment

  1. Pingback: Refleksi Kemerdekaan, Geprindo: Wujudkan 100 Orang Terkaya adalah Pribumi – CDN SUARA LAWU

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (1)