Friday, 24 November 2017

INAIS Bogor Gelar Pendidikan Islam Anak Usia Dini

INAIS Bogor Gelar Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Foto: Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor menggelar seminar Pendidikan Islam Anak Usia Dini.(Dok. Forjim)

Bogor, Swamedium.com – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor menggelar seminar Pendidikan Islam Anak Usia Dini dengan tema “Kebijakan Dinas Pendidikan dalam Pengembangan Profesionalisme Guru Anak Usia Dini di Kabupaten Bogor”.

Seminar yang diikuti sekitar 300 peserta itu menghadirkan tiga orang pembicara, yakni Dr Indrani Dewi Anggraeni (pendidik dan pemerhati anak dari SEAMEO QITEP Language Jakarta), Iwan SPd MM (penilik luar sekolah Kecamatan Cibungbulang), dan Dian Rodiana SPd (ketua HIMPAUDI Kecamatan Cibungbulang).

Seminar yang dipandu oleh Tita Hasanah, M.Si, ketua Program Studi PIAUD FITK INAIS, berlangsung di Kampus INAIS Gunung Menyan, Pamijahan, Bogor, Sabtu (19/8).

Dalam pemaparannya Iwan menyebutkan, anak usia dini adalah anak-anak dalam rentang usia 0-6 tahun. Anak dalam rentang usia ini merupakan golden age atau usia emas.

“Karena itu anak-anak harus menerima pendidikan yang berkualitas dan untuk itu diperlukan guru yang berkualitas pula,” kata Iwan.

Sayangnya, lanjut Iwan, saat ini dari sekitar 588.475 jumlah guru PAUD di Indonesia, hanya sebagian kecil yang mengantongi ijazah sarjana (S1), sebagian besar lulusan SLTA atau SMA. Dan bahkan tak sedikit yang hanya lulusan SMP. Padahal, kata Iwan, menurut UU No.14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, pendidikan guru minimal harus sarjana (S1).

“Di Australia dan Selandia Baru, guru PAUD cukup berijazah D3, asal dengan pendampingan dan mengikuti pelatihan terus-menerus,” ungkap dia.

Menurut Iwan, anak-anak PAUD tidak boleh diajari membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Dikatakan Iwan, pendidikan atau cara belajar anak usia dini dilakukan dengan bermain dan bernyanyi.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)