Saturday, 23 September 2017

Darurat Kekeringan, Enam Daerah di Jatim Digelontorkan Air Bersih

Darurat Kekeringan, Enam Daerah di Jatim Digelontorkan Air Bersih

Foto: Gubernur Jatim Soekarwo. (Ari/swamedium)

Surabaya, Jawa Timur — Gubernur Jatim, Soekarwo akan melakukan dropping air bersih bagi kabupaten/kota yang terdampak kekeringan. Syaratnya, bupati/walikota segera menyampaikan surat pemberitahuan darurat kekeringan di daerahnya.

Total sudah ada enam kabupaten yang telah menyampaikan pemberitahuan darurat kekeringan yaitu Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, dan Kabupaten Probinggo.

Dari 422 desa di 27 kabupaten yang mengalami kekeringan di Jawa Timur, jelas Pakde Karwo, terdapat 183 desa yang posisinya diatas pegunungan, sehingga harus dilakukan dropping air ke dalam penampungan air. Ini dilakukan karena rekayasa teknis seperti pembuatan sumur bor, pipanisasi tidak dapat dilakukan. Sedangkan sisanya masih bisa dilakukan rekayasa teknis.

“Sebagian wilayah pegunungan, pipa air tidak bisa menjangkaunya. Apabila tidak diberikan bantuan, menjadi hal krusial, khususnya didaerah pantai selatan dan Madura,” ujar Soekarwo di Surabaya, Rabu (13/9).

Ditambahkan olehnya, dari sebanyak 8.501 jumlah desa di Jawa Timur, tahun 2015 sebanyak 541 desa mengalami kekeringan. Dari jumlah desa kering tsb, telah dilakukan rekayasa teknologi bagi 119 desa, sehingga pada tahun 2017 kekeringan hanya terjadi pada 422 desa di tahun 2017.

“Tahun 2016, sendiri tidak terjadi kekeringan di Jatim,” jelasnya. (Ari)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)