Wednesday, 18 October 2017

5 Tahun Jokowi-Ahok-Djarot

Waduk Taman Ria Rio, Sepi dan Jadi Tempat Remaja ‘Pacaran’

Waduk Taman Ria Rio, Sepi dan Jadi Tempat Remaja ‘Pacaran’

Foto: Waduk Ria Rio, tak terawat dan mengeluarkan bau tak sedap. (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Hamparan luas lahan hijau yang terbentang di kawasan Pulomas, Kayu Putih, Jakarta timur itu kini sepi pengunjung. Di situlah, keberadaan Waduk dan Taman Ria Rio yang digadang-gadang oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu Joko Widodo, sebagai kesuksesan kepemimpinannya.

Pantauan Swamedium.com di lokasi, Ahad (8/10), terlihat beberapa remaja putra putri dengan kisaran usia 16-21 tahun yang sedang duduk-duduk sambil bercengkerama satu sama lain seperti layaknya orang sedang ‘berpacaran’.

Foto: Taman Ria Rio di sekitar Waduk Ria Rio menjadi tempat ‘berpacaran’ para muda mudi. (Nael/swamedium)

Para remaja ini menghabiskan waktu sambil bercengkerama dengan rekannya usai pulang sekolah.

“Biasanya (ke waduk ria rio) sehabis pulang sekolah, kita ke sini, buat main aja,” kata Aji (16) seraya tersipu-sipu.

Foto: Taman Ria Rio di sekitar Waduk Ria Rio juga menjadi tempat bercengkerama para muda mudi. (Nael/swamedium)

Hal lainnya yang dapat dilihat adalah adanya waduk besar, yang seharusnya menjadi daya tarik tempat ini, justru terlihat tidak terawat. Di beberapa bagian terdapat gundukan tanah kering yang telah ditumbuhi rumput liar. Sementara air waduk yang keruh mengeluarkan bau yang tak sedap.

Foto: Waduk Ria Rio ditumbuhi rumput liar dan bau air waduk yang tak sedap. (Nael/swamedium)

Bahrudin salah seorang penjaga keamanan di lokasi mengatakan, pengunjung di ruang terbuka umum itu memang sepi. Bahkan di weekend pun pengunjung tidak terlalu ramai.

“Ya, kalo yang dateng kesini ini mah pas hari biasa sedikit aja lah, sabtu minggu juga kadang-kadang aja rame yang dateng,” ujar dia.

Dia mengatakan, kurangnya fasilitas menjadi salah satu penyebab sepi pengunjung.

Foto: Hanya ini toilet yang berada di kawasan Taman Waduk Ria Rio, salah satunya tidak bisa digunakan. (Nael/swamedium)

Memang dari pantauan Swamedium.com, di lokasi tidak banyak tersedia tong sampah organik dan non organik. Sementara hanya ada dua toilet umum yang satu diantaranya telah rusak.

Sebelumnya di 2013, lahan seluas lebih dari 26 hektar ini, akan digunakan untuk perluasan dan refungsionalisasi Waduk Ria Rio sebagai ruang terbuka hijau dan daerah resapan air.

Bahkan selain fungsi waduk, Gubernur DKI saat itu, Jokowi sempat bercita-cita ingin mewujudkan amfiteater atau panggung opera untuk mewujudkan cita-cita Bung Karno yang dulu pernah mencetuskan adanya amfiteater di Jakarta.

Belum jadi kenyataan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) penerus Jokowi, yang meninggalkan janjinya karena maju ke Pilpres 2014, juga sempat mengatakan bahwa di lahan tersebut akan dibangun lintasan equastrian (cabang olahraga berkuda) berkelas internasional. (Jok)

Related posts

Comments on swamedium (1)

1 Comment

  1. Pingback: Waduk Ria Rio, Riwayatmu Kini | SwaMedium

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)