Wednesday, 18 October 2017

31 Kendaraan Terjaring Razia Rotator dan Sirene

31 Kendaraan Terjaring Razia Rotator dan Sirene

Foto: Ilustrasi strobo. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Razia gabungan yang dilakukan Direktorat lalu lintas Polda Metro Jaya bersama POM TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan berhasil merazia sebanyak 31 kendaraan roda empat tanpa hak menggunakan lampu isyarat atau rotator dan sirene, Rabu (11/10) kemarin.

Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut ditujukan kepada pengendara yang tanpa hak menggunakan rotator dan sirene dijalan umum. Pasalnya, dalam Undang-undang hal tersebut telah diatur penggunaannya.

“Dalam undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan Pasal 6 ayat 4 huruf F itu mengatakan bahwa setiap pengendara kendaraan bermotor harus mematuhi ketentuan-ketentuan antara lain adalah peringatan bunyi atau sinar isyarat itu,” ucap Budiyanto di Jakarta, Kamis (12/10).

Lebih lanjut Budiyanto menjelaskan mengenai pemasangan lampu isyarat seperti Lampu-lampu isyarat yang terbagi menjadi tiga warna yaitu warna biru, merah dan kuning. Seperti yang tertera dalam pasal 59 siapa saja yang bisa menggunakan.

“Warna biru itu untuk petugas Kepolisian RI. Kemudian warna merah itu pertama untuk mobil tahanan, mobil pengawal TNI, rescue, palang merah, pemadam kebakaran dan seterusnya. Untuk warna kuning adalah untuk petugas patroli jalan tol tanpa sirene ya, kemudian untuk petugas pengawas sarana dan prasarana jalan umum kemudian petugas kebersihan, kemudian derek,” lanjutnya.

Budiyanto mengatakan, Selain diberikan tilang dalam razia tersebut pemilik kendaraan juga diminta untuk mencopot rotator dan sirene yang terpasang di mobil mereka.

“Pertama kita lakukan satu penindakan hukum dengan tilang kemudian saya perintahkan untuk dicopot ditempat,” pungkasnya.

Perlu diketahui, selama sebulan terhitung sejak 11 Oktober 2017 hingga 11 November 2017 Ditlantas Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan razia dengan sasaran kendaraan yang tanpa hak menggunakan rotator dan sirene. Pelanggar akan dikenakan denda sebanyak Rp250 ribu. (Yog)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)