Wednesday, 18 October 2017

Ajak Kejagung Gabung Densus Tipikor, Kapolri Ingin Satu Atap

Ajak Kejagung Gabung Densus Tipikor, Kapolri Ingin Satu Atap

Foto: Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Tito Karnavian. (ist)

 

Jakarta, Swamedium.com – Kapolri Jendera Tito Karnavian berharap bisa satu atap dengan Kejagung saat membentuk Densus Tipikor pada akhir tahun 2017 ini.

“Kami ingin adanya langsung pembentukan tim khusus dari penuntut umum yakni kejaksaan Agung. Dan kamis sudah siapkan tempat satu atap di eks Polda Metro Jaya,” ujar Tito di gedung DPR, Kamis (12/10).

Tito pun menjelaskan alasan mengajak Kejakgung untuk bisa satu atap adalah penanganan perkara yang bisa lebih mudah.

“Namun kalau tak bisa satu atap, dari Kejaksaan Agung perkaranya tak bolak-balik.  Ini tim kecil untuk penuntutan sehingga perkara tak bolak-balik,” ungkapnya.

Sebelumnya Jaksa Agung HM Prasetyo dalam raker dengan Komisi III DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/10/2017), ikut menanggapi usulan Polri tersebut. Dia mengatakan, dalam melaksanakan pemberantasan korupsi di institusinya tetap mengacu pada Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (UU KUHAP).

Dalam KUHAP, sebut dia, Kejagung hanya menerima hasil penyelidikan dan penyidikan Polri untuk diajukan ke persidangan. Usulan Polri ini juga belum diatur dalam peraturan perundang-undangan. Apabila Kejagung nantinya dilibatkan, maka ia khawatir melawan UU serta akan muncul anggapan di masyarakat lembaga yang dipimpinnya menjadi pesaing KPK dalam memberantas korupsi.

“‎Belum ada UU-nya sebagai dasar penyatuan Direktorat Tipikor Bareskrim dan Densus Tipikor,” kata HM Prasetyo.

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)