Sunday, 19 November 2017

Metoda Enkripsi RSA, Sebabkan Terjadinya Serangan Krack?

Metoda Enkripsi RSA, Sebabkan Terjadinya Serangan Krack?

Foto : Ilustrasi (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Produsen perangkat keras yang memproduksi mikro prosesor di berbagai PC juga digunakan untuk me-regenerasi enkripsi dengan metode RSA yang berfungsi untuk mengamankan data.

Seperti yang dilansir zdnet, pekan ini beberapa peneliti keamanan siber dan komputasi dari Centre for Research on Cryptography and Security di Universitas Masaryk, Republik Ceko; Enigma Bridge Ltd, Cambridge, Inggris; dan dari Ca’ Foscari Universitas Venice, Italia mengungkapkan malfungsi terhadap metode enkripsi RSA tersebut yang digunakan pada kriptografi smartcard, keamanan token, mikroprosesor dan keamanan perangkat keras yang dimanufakturi oleh Infineon Technologies asal Jerman.

Ancaman yang diberi kode CVE-2017-15361 tersebut berhubungan dengan modul Trusted Platform Module (TPM) yang digunakan untuk bidang keamanan data seperti kriptografi.

Ancaman tersebut memungkinkan peretas yang memiliki kunci publik RSA untuk meregenerasi kunci privat yang hanya diketahui oleh pengenkripsi. Selain itu, ancaman tersebut dapat digunakan untuk enkripsi RSA 1024 dan 2048 bit.

Menurut mereka, proses pembuatan enkripsi RSA tersebut tidak serta merta diakukan secara acak, sehingga ada yang bersifat lemah, bahkan ada yang bisa dibobol oleh peretas.

Peneliti mengatakan pada enkripsi RSA 4096 bit untuk saat ini tidak mudah untuk diretas, tapi kemungkinan di kemudian hari enkripsi tersebut bisa dibobol. (*/rk)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)